Dalila Aghnia Tersingkir, Kesalahan Sendiri Jadi Bahan Evaluasi

Dalila Aghnia Tersingkir

PONTIANAK, KP – Langkah Dalila Aghnia Puteri di polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 terhenti pada babak 32 besar. Tunggal putri Indonesia itu harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Goh Jin Wei, dua gim langsung 16-21, 13-21 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Rabu (2/9/2026).

Dalila sebenarnya mampu mengawali pertandingan dengan cukup nyaman. Ia sempat berhasil mempercepat tempo permainan di bagian depan lapangan dan berusaha bermain lebih aman untuk mengimbangi permainan Goh.

Namun, memasuki poin-poin penting gim pertama, permainan Dalila mulai terganggu oleh sejumlah kesalahan sendiri. Momentum yang sebelumnya sudah dibangun perlahan hilang setelah ia gagal menjaga konsistensi permainan.

“Melawan Goh Jin Wei tadi sebenarnya sudah nyaman awal-awal, sudah bisa mempercepat tempo depannya dan main lebih safe juga. Tapi pas saat poin 15, saya malah buang bola sendiri, banyak kesalahan sendiri dan kurang cepat di depannya,” ujar Dalila seusai pertandingan.

Kesalahan tersebut menjadi pelajaran penting bagi Dalila, terlebih Indonesia Masters 2026 memiliki level persaingan yang lebih tinggi. Ia mengakui masih banyak aspek permainan yang perlu ditingkatkan agar mampu bersaing lebih baik menghadapi lawan-lawan di level internasional.

Bagi Dalila, pengalaman tampil di turnamen ini menjadi bagian dari proses untuk terus meningkatkan kualitas permainan. Kekalahan dari Goh tidak ingin dijadikannya sebagai akhir, melainkan bahan evaluasi untuk memperbaiki diri.

“Ini bisa jadi pelajaran buat saya. Dengan level yang lebih tinggi di turnamen ini, jadi saya ingin upgrade diri lagi, lebih baik lagi. Ingin levelnya naik terus pastinya,” katanya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Dalila adalah kemampuan mengontrol diri ketika berada dalam situasi pertandingan yang ketat. Ia menyadari bahwa konsistensi menjadi bagian penting yang harus diperkuat, terutama agar tidak mudah kehilangan poin akibat kesalahan sendiri.

“Saya harus bisa lebih kontrol diri untuk main lebih safe, lebih rapi, tidak gampang mati. Dan harus menambah kepercayaan diri juga,” ucapnya.

Hasil di Pontianak menjadi pengalaman berharga bagi Dalila untuk mengukur sejauh mana perkembangan permainannya. Menghadapi pemain dengan level dan pengalaman lebih tinggi membuatnya semakin memahami aspek yang masih harus dibenahi, baik dari sisi teknis maupun mental.

Dengan evaluasi tersebut, Dalila berharap dapat meningkatkan kepercayaan diri dan tampil lebih matang pada turnamen-turnamen berikutnya. Ia ingin menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk memperbaiki permainan dan terus menaikkan levelnya. (*/Red) 

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال