![]() |
| 30 UMKM dapat Sertifikasi Halal dan Legalitas Usaha |
SANGGAU, KP – Rumah BUMN Pertamina Sanggau bersama Bank Kalbar menggelar bimbingan teknis Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dengan skema Self Declare bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Aula Kantor Camat Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kamis (20/8).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 30 pelaku UMKM binaan yang bergerak di sektor makanan dan minuman kemasan. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai prosedur serta dokumen persyaratan sertifikasi halal melalui skema Self Declare.
Sertifikasi halal menjadi salah satu aspek penting bagi pelaku UMKM untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi ketentuan kehalalan sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain memberikan materi secara langsung, tim fasilitator juga melakukan pendampingan pengurusan legalitas usaha di lokasi kegiatan.
Dari pendampingan tersebut, sebanyak 17 UMKM berhasil menerbitkan dan menerima Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas resmi usaha. Proses pendampingan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke 28 lokasi usaha mikro untuk melakukan audit lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, tim pendamping memeriksa kesesuaian bahan baku serta proses produksi yang dijalankan pelaku UMKM dengan standar halal. Pendampingan intensif ini ditujukan untuk mempercepat proses penerbitan sertifikat halal bagi usaha binaan.
Supervisor Rumah BUMN Pertamina Sanggau, Supian Jeldi, menegaskan pendampingan terhadap UMKM akan dilakukan secara berkelanjutan agar kegiatan yang digelar tidak berhenti pada pelatihan semata.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelaksanaan Bimtek, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan perubahan bagi UMKM binaan. Melalui sinergi bersama Bank Kalbar, kami ingin membantu UMKM mulai dari legalitas usaha, sertifikasi halal, akses perbankan dan pendanaan, hingga digitalisasi pembayaran melalui QRIS,” ujar Supian.
Menurutnya, penguatan legalitas dan kapasitas usaha menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM agar mampu berkembang dan memperluas pasar. Karena itu, pemantauan terhadap pelaku usaha akan terus dilakukan hingga produk lokal memiliki daya saing yang lebih kuat.
“Kami ingin UMKM semakin siap untuk naik kelas, berkembang, serta memiliki daya saing yang lebih kuat,” tuturnya.
Melalui program tersebut, Rumah BUMN Pertamina Sanggau berharap semakin banyak UMKM binaan yang memiliki legalitas usaha lengkap dan sertifikasi halal. Langkah ini sekaligus diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi produk lokal Sanggau untuk menembus pasar yang lebih besar, termasuk pasar nasional.(*/Red)
