Post Top Ad

Teknologi

Nasional

Post Top Ad

HondaOtomotif

AHM Yakin Bisa Menjual 4,5 Juta Motor di Tahun 2022

PONTIANAK - PT Astra Honda Motor (AHM) optimistis penjualan angka sepeda motor domestik bisa tembus hingga 5,4 juta unit pada tahun 2022.



Hal ini beriringan dengan membaiknya kondisi perekonomian dan meredanya Covid-19 di Tanah Air.

Angka 5,4 juta unit itu sejalan dengan target Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI). Kendati pasar motor domestik belum pulih seperti sebelum pandemi pada 2019 yang mencapai angka 6,4 juta unit.

"Saya masih optimis market prediksi AISI 5,1 sampai 5,4 juta, dengan kondisi ini angka 5,4 juta itu bisa sebagai patokan, bahkan mungkin lebih kalau ternyata pasokan daripada komponen bisa berjalan lebih lancar, dan logistik yang terjadi saat ini," ujar Executive Vice President Director Astra Honda Motor, Johannes Loman saat bincang virtual, Senin (25/4/2022).

Lebih lanjut, Marketing Director PT AHM, Thomas Wijaya, menjelaskan kemampuan pemerintah mengendalikan Covid-19 dan dampaknya, ditambah vaksinasi yang semakin meluas mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk melakukan mobilitas.

Kondisi ini diharapkan menjadi daya dorong untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, sehingga berdampak positif ke daya beli masyarakat.

"Cukup baik pasar di tahun ini, harga komoditi masih terus tinggi, di beberapa luar area Jawa masih terus mengalami peningkatan, baik di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, bahkan di beberapa area khususnya komoditi sudah kembali seperti 2019," ujar Thomas.

"Pemerintah untuk mendorong bergulirnya roda ekonomi, aktivitas mobilitas sudah dibuka secara bertahap di semua area, termasuk juga menggencarkan vaksinasi booster. Itu juga membuat kesehatan dan ekonomi berjalan secara beriringan," tambah dia.

Di sisi lain, Honda mengakui kuartal awal tahun 2022 ini mengalami masalah krisis chip semikonduktor.

Thomas mengatakan penjualan Honda terkoreksi hingga 5 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini turut berimbas dengan menurunnya angka penjualan karena harus menyesuaikan komponen produksi.

"Tahun ini total pasar itu pada kuartal satu di 1.262.000, dan kami AHM ada dampak negatif, itu kami di 951 ribu. Sehingga sedikit menurun dibanding tahun lalu, kurang lebih 5 persen. Memang ada beberapa kendala terkait dengan kondisi global terkait dengan shortage material di semikonduktor, dan itu terdampak di kami," ungkap Thomas.

"Harapan kita membuat kondisi pasar bisa mencapai di angka 5,4 juta walaupun kami tadi turun 5 persen dari tahun lalu, kami harapkan tetap bisa memenuhi kepemilikan 4,2 sampai 4,5 juta di tahun ini. Kita harapkan seiring dengan kebutuhan pasar dan kita bisa memenuhi apa yang diinginkan oleh konsumen kita," jelas dia.(*)

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad