PONTIANAK, KP – Asosiasi PSSI Kota Pontianak mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat, khususnya cabang olahraga sepak bola putra dan putri. Kedua tim telah menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) selama kurang lebih satu bulan.
Ketua Umum Asosiasi PSSI Kota Pontianak, AKBP Lely Suheri, mengatakan persiapan tim sejauh ini berjalan cukup baik. Secara umum, kondisi para pemain dalam keadaan sehat, meskipun terdapat satu hingga dua atlet yang mengalami cedera ringan.
“Alhamdulillah, para pemain saat ini dalam keadaan sehat. Memang ada satu atau dua orang yang mengalami cedera, tetapi masih tergolong ringan. Kami berupaya melakukan pemulihan agar kondisi mereka benar-benar siap saat pertandingan berlangsung,” ujar Lely saat ditemui, Rabu, 4 November 2026.
Menurut Lely, penanganan cedera menjadi salah satu perhatian serius tim pelatih dan manajemen. Hal ini penting karena kondisi pemain harus benar-benar dipastikan sebelum pertandingan. Apabila cedera terjadi saat kompetisi berlangsung, proses penggantian atlet berpotensi menjadi persoalan tersendiri.
Dari sisi target prestasi, PSSI Kota Pontianak memasang ambisi tinggi untuk tim sepak bola putra. Setelah pada penyelenggaraan sebelumnya meraih medali perak, kali ini Pontianak membidik medali emas.
“Kita tentu ingin meningkatkan pencapaian sebelumnya. Kalau dahulu mendapatkan perak, sekarang target kami adalah medali emas. Meskipun demikian, persaingan dipastikan sangat ketat,” tegasnya.
Lely menilai persaingan sepak bola pada Porprov XIV Kalbar akan berlangsung kompetitif. Pasalnya, seluruh 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat dipastikan ambil bagian dan masing-masing daerah telah mempersiapkan tim terbaik untuk meraih prestasi.
Ia menyebut persaingan sepak bola dalam ajang Porprov memiliki dinamika tersendiri dibandingkan kompetisi seperti Liga 3 maupun Piala Soeratin. Dalam Porprov, pemain tidak hanya membawa nama klub, tetapi juga memperjuangkan nama dan kehormatan daerah masing-masing.
Dukungan serta motivasi dari pemerintah daerah, termasuk pemberian bonus bagi atlet berprestasi, juga dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong ketatnya persaingan antarkontingen.
Terkait pembinaan, Lely menyampaikan bahwa proses penjaringan atlet dilakukan dengan memperhatikan ketentuan batas usia yang telah ditetapkan. Ke depan, mekanisme talent scouting atau pencarian bakat juga akan dilakukan di masing-masing daerah.
"Ke depan, mekanisme talent scouting atau pencarian bakat juga akan dilakukan di masing-masing daerah," imbuhnya.
Pemain terbaik dari hasil pemantauan tersebut nantinya akan mengikuti seleksi lanjutan dan ditangani tim pelatih tersendiri untuk membentuk skuad yang kompetitif.
Selain pembinaan dan seleksi, PSSI Kota Pontianak turut memperhatikan program pemulihan kondisi fisik pemain. Atlet yang mengalami cedera ringan akan diberikan waktu istirahat dari latihan bersama. Sementara pemain dengan kondisi tertentu dapat menjalani latihan mandiri sesuai arahan tim.
Lely juga menyebut pendampingan tenaga profesional, termasuk psikiater, menjadi bagian dari perhatian dalam mendukung kebutuhan dan kesiapan atlet selama menjalani persiapan.
Tantangan lainnya adalah faktor cuaca. Persiapan hingga pelaksanaan Porprov XIV Kalbar berlangsung bertepatan dengan musim hujan. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena sepak bola merupakan olahraga luar ruang yang sangat bergantung pada kondisi lapangan.
“Kondisi cuaca sangat berpengaruh. Sepak bola merupakan olahraga yang dimainkan di lapangan terbuka, sehingga kondisi lapangan harus benar-benar diperhatikan. Lapangan yang basah atau tidak memenuhi standar tentu dapat memengaruhi kualitas permainan sekaligus keselamatan para pemain,” jelasnya.
Karena itu, PSSI Kota Pontianak berharap seluruh rangkaian persiapan berjalan lancar, mulai dari menjaga kebugaran hingga memastikan para pemain terhindar dari cedera menjelang pertandingan.
Dengan pemusatan latihan yang telah berjalan sekitar satu bulan, tim sepak bola putra dan putri Kota Pontianak diharapkan mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik. Target medali emas pun menjadi motivasi bagi skuad untuk mengharumkan nama Kota Pontianak pada Porprov XIV Kalimantan Barat. (*/Red)