Pertamina AFT Supadio Ajak 100 Mahasiswa Untan Belajar Langsung Praktik Pemberdayaan Masyarakat

Belajar Langsung Praktik Pemberdayaan Masyarakat

PONTIANAK, KP– Sekitar 100 mahasiswa Program Studi Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Tanjungpura (Untan), mendapat kesempatan mempelajari praktik pemberdayaan masyarakat secara langsung melalui kegiatan KELANA (Kelas Eksplorasi Lapangan Bersama) yang digelar PT Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Supadio, Senin (12/10).

Mengusung tema “Mendorong Transformasi Sosial Melalui Pemberdayaan Masyarakat Pesisir”, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami penerapan konsep pembangunan sosial di lapangan, termasuk tantangan dalam mengembangkan potensi dan kemandirian masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Pertamina AFT Supadio menghadirkan praktisi Community Development Officer (CDO) dan Local Hero untuk berbagi pengalaman mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, hingga menjaga keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat.

Mahasiswa diajak memahami bahwa keberhasilan pemberdayaan tidak cukup hanya mengandalkan perencanaan yang baik. Pendampingan berkelanjutan, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta keterlibatan aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam memastikan program memberikan manfaat nyata.

Melalui pemaparan dan diskusi interaktif, mahasiswa diperkenalkan dengan peran CDO dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, memetakan potensi lokal, membangun kemitraan, serta mendampingi pelaksanaan program. Sementara itu, Local Hero berperan sebagai penggerak perubahan dari dalam masyarakat yang mendorong partisipasi warga dan memastikan inisiatif yang dijalankan dapat terus berkembang.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan kolaborasi antara dunia pendidikan dan praktisi menjadi salah satu upaya untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai pembangunan sosial.

“Pemberdayaan masyarakat membutuhkan pemahaman terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung. Melalui kegiatan seperti KELANA, kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep pembangunan sosial secara akademis, tetapi juga memperoleh gambaran tentang penerapannya di lapangan. Dengan begitu, pengetahuan yang dimiliki dapat menjadi bekal untuk berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif dan kemandirian masyarakat,” ujar Edi.

Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi. Mereka aktif mengajukan pertanyaan dan menggali pengalaman praktisi mengenai strategi mendorong perubahan sosial, terutama dalam pemberdayaan masyarakat pesisir.

Diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan dinamika pelaksanaan program di lapangan. 

Melalui pengalaman yang dibagikan para praktisi, mahasiswa juga dapat memahami bahwa pemberdayaan masyarakat membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan kondisi setempat serta proses pendampingan yang berkesinambungan.

Kegiatan KELANA sekaligus memperkenalkan peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan sosial. 

Pengalaman praktisi diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh kepada mahasiswa mengenai tahapan pemberdayaan, mulai dari mengenali kebutuhan masyarakat, mengembangkan potensi lokal, hingga membangun kemandirian.

Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui dukungan terhadap pembelajaran yang relevan dan pengembangan pengetahuan serta keterampilan mahasiswa.

Kegiatan tersebut juga mendukung Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui pendidikan dan peningkatan kompetensi.

Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, Pertamina AFT Supadio berharap mahasiswa dapat semakin memahami persoalan sosial di masyarakat dan memiliki bekal untuk berkontribusi dalam pembangunan.

Pembelajaran yang menghubungkan teori dan praktik ini diharapkan turut mempersiapkan generasi muda yang mampu mendorong perubahan positif serta mendukung kemandirian masyarakat, khususnya di wilayah pesisir. (*/Red) 

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال