PONTIANAK, KP – Sekolah Pascasarjana Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak meluluskan 60 mahasiswa dari tiga program magister dalam Yudisium Sekolah Pascasarjana UPB yang digelar di Golden Tulip Pontianak, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Diamond Ballroom Level 2 tersebut menjadi tahapan penting bagi para mahasiswa sebelum mengikuti prosesi wisuda. Yudisium sekaligus menandai berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa dan menjadi awal bagi mereka untuk mengimplementasikan ilmu serta kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
Dari 60 lulusan tersebut, sebanyak 40 orang merupakan lulusan Magister Hukum (MH), sembilan lulusan Magister Manajemen (MM), dan 11 lulusan Magister Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan (M.Ling).
Direktur Sekolah Pascasarjana UPB, Dr. Dina Octaviani, S.E., M.M., mengatakan sebagian besar lulusan merupakan kalangan profesional yang telah bekerja dan menduduki posisi strategis di bidang masing-masing.
Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu keunggulan pendidikan di Sekolah Pascasarjana UPB. Proses akademik tidak hanya memberikan penguatan terhadap aspek teoritis, tetapi juga mempertemukan pengalaman praktis mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang profesi.
Para mahasiswa Magister Hukum, misalnya, berasal dari beragam profesi, mulai praktisi hukum, aparatur pemerintahan hingga sektor swasta. Hal serupa juga terlihat pada mahasiswa Magister Manajemen dan Magister Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan yang sebagian besar telah memiliki pengalaman di dunia kerja.
Dengan latar belakang tersebut, pendidikan pascasarjana diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan dengan gelar akademik, tetapi juga profesional yang mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan kontribusi nyata di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Rektor Universitas Panca Bhakti, Dr. Purwanto, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan UPB meluluskan 60 mahasiswa pada periode yudisium kali ini.
“Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil meluluskan 60 calon wisudawan. Terdiri dari 40 Magister Hukum, 9 Magister Manajemen, dan 11 Magister Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan,” ujarnya.
Purwanto mengatakan, sebagian besar lulusan telah memiliki pengalaman profesional dan menempati posisi yang cukup baik di tempat kerja masing-masing. Karena itu, pendidikan yang mereka tempuh di Pascasarjana UPB diharapkan semakin memperkuat kapasitas dan kompetensi yang telah dimiliki.
“Kami berharap para lulusan ini tidak hanya mendapatkan gelar, tetapi juga mampu meningkatkan kompetensi, kapasitas, serta memberikan manfaat dan dampak positif di lingkungan kerja maupun masyarakat,” katanya.
Ketua Senat Sekolah Pascasarjana UPB Pontianak, Dr. H. Rahmat Satria, S.H., M.H., turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menjalani pendidikan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas profesional sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Selamat dan sukses kepada seluruh lulusan. Semoga ilmu yang diperoleh selama menjalani pendidikan di Sekolah Pascasarjana Universitas Panca Bhakti dapat semakin bermanfaat dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Rahmat menjelaskan, yudisium merupakan salah satu tahapan penting dalam proses akademik Sekolah Pascasarjana UPB. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan lulusan dari Sekolah Pascasarjana kepada Rektor untuk selanjutnya mengikuti prosesi wisuda. Selain itu, para lulusan juga diserahkan kepada Ketua Ikatan Alumni Sekolah Pascasarjana UPB.
Keberadaan ikatan alumni diharapkan dapat menjadi wadah untuk menjaga hubungan antarlulusan sekaligus memperkuat jejaring setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Jejaring tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan kapasitas dan kerja sama para alumni di berbagai bidang.
Yudisium dilaksanakan dalam format rapat senat terbuka Sekolah Pascasarjana UPB. Ketua Senat memimpin sekaligus membuka dan menutup seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam yudisium kali ini, sembilan lulusan juga tercatat sebagai peserta dengan capaian akademik terbaik dari masing-masing program studi.
Mereka adalah Muhammad Gisban Akbar, M.H., Florensius Boy, M.H., Maria Merry, M.H., Marwan Mega, M.H., Kurniawan, M.M., Riska Susanti, M.M., Amung Hidayat, M.Ling., Sigit Nugroho Wahyu Jatmiko, M.Ling., dan Sariyanto, M.Ling.
Capaian tersebut menjadi bagian dari apresiasi atas kerja keras dan konsistensi para mahasiswa selama menjalani proses pendidikan di Sekolah Pascasarjana UPB.
Di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis, Pascasarjana UPB juga terus mendorong lulusan dan sivitas akademika untuk meningkatkan kompetensi melalui berbagai kegiatan pengembangan kapasitas. Pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan lembaga independen maupun institusi lainnya menjadi salah satu sarana untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan.
Selain kompetensi, penguatan jejaring juga menjadi perhatian. Para lulusan diharapkan mampu membangun relasi yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, sehingga pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pendidikan dapat terus berkembang.
Tiga program magister yang berada di bawah Sekolah Pascasarjana UPB, yakni Magister Hukum, Magister Manajemen, dan Magister Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan, menjadi ruang akademik bagi para profesional untuk memperdalam keilmuan sekaligus memperkuat kapasitas menghadapi tantangan di dunia kerja dan masyarakat.
Dengan mayoritas mahasiswa berasal dari kalangan praktisi, proses pembelajaran diharapkan mampu menghadirkan sinergi antara teori akademik dan pengalaman lapangan. Hal tersebut menjadi modal penting bagi lulusan untuk tidak hanya memahami persoalan secara akademis, tetapi juga mampu merumuskan solusi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Yudisium 60 lulusan Pascasarjana UPB pun bukan sekadar penanda berakhirnya masa pendidikan. Momentum tersebut menjadi awal bagi para lulusan untuk membawa ilmu dan pengalaman yang diperoleh ke tengah masyarakat, memperluas jejaring profesional, serta menghadirkan gagasan dan solusi yang memberikan manfaat.
Dari kampus, para lulusan membawa ilmu. Dari ilmu tersebut, diharapkan lahir manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. (Rif)