Bagas/Indah Tampil Perkasa, Hanya Beri Delapan Angka kepada Wakil Jerman

Bagas/Indah singkirkan wakil Jerman

PONTIANAK, KP – Pasangan ganda campuran Indonesia Bagas Maulana/Indah Cahaya Sari Jamil mengawali perjuangannya di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Tampil pada babak 32 besar di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Bagas/Indah tanpa kesulitan berarti menundukkan pasangan Jerman Calvin Devereux/Desiree Toepffer dalam dua gim langsung.

Bagas/Indah menang telak dengan skor 21-1, 21-7. Sejak gim pertama, pasangan Indonesia langsung mengambil kendali permainan dan tampil agresif. Dominasi tersebut membuat wakil Jerman kesulitan mengembangkan permainan hingga hanya mampu mengamankan satu angka sebelum gim pertama berakhir.

Permainan Bagas/Indah tetap konsisten pada gim kedua. Meski lawan mulai mampu memberikan perlawanan lebih baik, pasangan Indonesia tetap mampu menjaga keunggulan hingga menutup pertandingan dengan skor 21-7.

Bagas mengatakan kemenangan besar tersebut tidak membuat dirinya dan Indah boleh kehilangan konsentrasi. Menurutnya, meski suasana pertandingan terasa menyenangkan, keduanya tetap harus menjaga fokus karena setiap pertandingan membutuhkan konsentrasi dan kesiapan yang berbeda.

“Meskipun fun kita tetap harus tetap fokus ya, karena kan ini pertandingan bukan latihan, enggak bisa ngomong banyak-banyak. Pokoknya tetap fokus saya dalam lapangan,” ujar Bagas.

Atmosfer pertandingan di GOR Terpadu Ahmad Yani juga menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian pasangan Indonesia. Dukungan suporter yang memenuhi arena membuat pertandingan berlangsung meriah dan memberikan motivasi tambahan bagi Bagas/Indah.

Indah mengaku terkesan dengan antusiasme penonton yang terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

“Cukup rame sih, cukup rame, luar biasa heboh gitu,” kata Indah.

Meski mampu menang dengan skor mencolok, Bagas menyebut masih ada sejumlah hal yang harus diperbaiki sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. Ia dan Indah perlu kembali berlatih untuk mendapatkan feeling yang lebih baik terhadap kondisi lapangan sekaligus menjaga kebugaran dengan istirahat yang cukup.

“Kita harus tetap fokus dalam lapangan, latihan lagi karena kan tadi mungkin belum dapat feeling-nya dalam lapangan. Pokoknya kita jaga istirahat,” jelasnya.

Bagas juga menilai dukungan besar dari suporter Indonesia kemungkinan turut memengaruhi mental pasangan Jerman. Tekanan atmosfer pertandingan yang dipenuhi dukungan untuk wakil tuan rumah dinilai dapat membuat lawan kesulitan menjaga permainan.

“Mungkin karena suporter Indonesia kali. Jadi kan dia mungkin kena mental, banyak dukung saya juga jadi mungkin agak down juga,” ungkap Bagas.

Sementara itu, Indah berharap penampilan impresif tersebut dapat menjadi modal untuk terus melaju hingga partai puncak. Ia bahkan berharap pertandingan berikutnya dapat memberikan pengalaman serupa sehingga Bagas/Indah mampu kembali tampil dominan.

“Kalau bisa sih sampai final, kalau semua lawannya kayak gitu,” ujar Indah sambil tersenyum.

Kemenangan dua gim langsung atas wakil Jerman tersebut menjadi langkah awal Bagas/Indah dalam perburuan gelar Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Dukungan publik Pontianak pun diharapkan terus menjadi energi tambahan bagi pasangan Indonesia untuk melangkah lebih jauh di turnamen.(Rif)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال