![]() |
| J&T Express Lampaui 100 Juta Paket per Hari |
JAKARTA, KP – J&T Express mencatat tonggak baru dalam kinerja bisnis globalnya dengan menembus rata-rata pengiriman harian lebih dari 100 juta paket pada kuartal II 2026. Indonesia menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan tersebut dengan lonjakan volume pengiriman lebih dari 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara global, penyedia layanan logistik ini membukukan total pengiriman 9,177 miliar paket sepanjang April hingga Juni 2026 atau meningkat 24,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Rata-rata pengiriman harian mencapai 101 juta paket, menjadi kali pertama J&T Express melampaui angka 100 juta paket per hari dalam satu kuartal.
Sepanjang semester I 2026, total volume pengiriman perusahaan mencapai 17,503 miliar paket, naik 25,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didorong pertumbuhan kuat di Asia Tenggara dan berbagai pasar internasional lainnya.
Di kawasan Asia Tenggara, J&T Express mengirimkan 2,755 miliar paket pada kuartal II 2026 atau tumbuh 63,2 persen secara tahunan dengan rata-rata 30,3 juta paket per hari. Hingga akhir Juni 2026, perusahaan juga memperkuat infrastruktur dengan menambah enam pusat sortir sehingga total menjadi 127 unit, serta menambah 11 jalur sortir otomatis menjadi 75 jalur.
Indonesia menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan paling signifikan. Volume pengiriman di Tanah Air meningkat lebih dari 65 persen dibandingkan kuartal II tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong tingginya aktivitas perdagangan elektronik, terutama pada kategori fesyen, dokumen, dan produk kecantikan. Kategori fesyen menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi lebih dari 45 persen terhadap total pengiriman.
CEO J&T Express Indonesia, Robin Lo, mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perusahaan, seiring berkembangnya ekosistem e-commerce nasional.
"Pertumbuhan volume pengiriman di Indonesia pada kuartal II 2026 merupakan refleksi dari meningkatnya kepercayaan pelanggan serta semakin matangnya ekosistem e-commerce nasional. Sebagai salah satu pasar strategis J&T Express di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis Perseroan di tingkat regional," ujar Robin.
Selain Asia Tenggara, pasar Tiongkok juga menunjukkan kinerja positif dengan volume pengiriman mencapai 6,211 miliar paket atau naik 10,6 persen secara tahunan. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, J&T Express menambah delapan jalur sortir otomatis sehingga total menjadi 346 jalur.
Sementara itu, pasar internasional lainnya mencatat pertumbuhan tercepat dengan volume pengiriman mencapai 211 juta paket atau melonjak 136,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut didorong meningkatnya permintaan logistik lintas negara, terutama di kawasan Amerika Latin dan Timur Tengah.
Perusahaan juga memperluas kemitraan dengan berbagai platform e-commerce global seperti TikTok, TEMU, SHEIN, dan AliExpress, serta platform regional seperti Mercado Libre untuk memperkuat jangkauan bisnis di pasar berkembang.
Hingga 30 Juni 2026, jumlah outlet J&T Express di pasar internasional bertambah sekitar 700 lokasi menjadi 2.700 outlet. Perusahaan juga menambah delapan pusat sortir sehingga total mencapai 52 unit.
Ke depan, J&T Express menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional melalui investasi pada infrastruktur serta penguatan jaringan logistik global guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.(*/Red)


