![]() |
| Latihan terjun freefall secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan dan profesionalisme prajurit berkualifikasi freefall di lingkungan Korpasgat TNI AU |
PONTIANAK,KP – Langit Bandara Supadio kembali diramaikan aksi para prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU. Sejumlah personel Yon Parako 466 dan Arhanud 15 Pasgat melaksanakan latihan terjun payung freefall di kawasan Bandara Supadio, Kalimantan Barat, Minggu (25/5/2026).
Latihan tersebut menggunakan helikopter NAS-332 Super Puma milik Skadron Udara 6 TNI AU dan diawasi langsung oleh Danyon Parako 466, Adim Dwi Prasanda serta Danyon Arhanud 15 Pasgat, Erean Hidayat.
Kegiatan berlangsung pada jeda penerbangan sehingga tidak mengganggu aktivitas lalu lintas udara di Bandara Supadio. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan tingkat presisi tinggi serta disiplin militer yang ketat.
Latihan terjun freefall secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan dan profesionalisme prajurit berkualifikasi freefall di lingkungan Korpasgat TNI AU. Selain untuk memelihara insting tempur dan kesiapan operasional, latihan ini juga bertujuan mengasah akurasi pendaratan dalam berbagai kondisi cuaca dan arah angin.
Tak hanya itu, latihan tersebut juga menjadi sarana memastikan kesiapan perlengkapan dan prosedur standar keselamatan dalam operasi udara tetap berjalan optimal.
Aksi para prajurit di udara pun menarik perhatian masyarakat yang berada di sekitar kawasan Bandara Supadio. Selain menunjukkan kemampuan dan kesiapan pasukan elite TNI AU, kegiatan tersebut juga menjadi pemandangan yang membanggakan bagi masyarakat Kalimantan Barat.


