Kejurprov Tinju Kalbar 2026 Siap Digelar, 177 Atlet Perebutkan Tiket Pembinaan Menuju Tingkat Nasional

Pengurus Pertina Kalbar siap ghelar Kejurprov Tinju Kalbar 2026

PONTIANAK,KP – Semangat pembinaan olahraga tinju amatir di Kalimantan Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme atlet yang akan ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Amatir Kalimantan Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 20 Juni mendatang di Hortipark Dreamland, Desa Pal 9, Kabupaten Kubu Raya.

Ajang yang digelar oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kalimantan Barat tersebut diproyeksikan menjadi salah satu kejuaraan terbesar tahun ini. Hingga menjelang pelaksanaan, panitia mencatat sebanyak 177 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat telah resmi mendaftarkan diri untuk bertanding pada berbagai kelas yang diperlombakan.

Jumlah peserta yang cukup besar tersebut menjadi indikator bahwa olahraga tinju masih memiliki daya tarik kuat di berbagai daerah. Selain itu, tingginya partisipasi atlet juga mencerminkan semakin aktifnya pembinaan yang dilakukan oleh pengurus kabupaten dan kota Pertina di Kalimantan Barat dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua Harian Pertina Kalbar, Hamdan Darsani, mengatakan Kejurprov tahun ini memiliki arti yang sangat penting karena menjadi salah satu agenda perdana kepengurusan Pertina Kalbar periode 2025–2029 dalam menjalankan program pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, kejuaraan bukan hanya sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana evaluasi hasil latihan yang telah dilakukan atlet dan pelatih selama ini.

“Kejurprov ini menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru Pertina Kalbar periode 2025–2029 untuk memperkuat pembinaan olahraga tinju amatir di daerah. Kami ingin menjadikan kejuaraan ini sebagai wadah kompetisi yang sehat sekaligus sarana menjaring atlet-atlet potensial yang bisa dipersiapkan untuk level yang lebih tinggi,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Hamdan menjelaskan, seluruh persiapan teknis terus dimatangkan oleh panitia agar pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan profesional. Arena pertandingan yang digunakan telah dipersiapkan sesuai standar internasional, baik dari sisi ukuran ring, fasilitas pendukung pertandingan, hingga kesiapan perangkat pertandingan.

Menurutnya, penyelenggaraan yang baik menjadi faktor penting untuk memberikan pengalaman bertanding yang maksimal bagi seluruh peserta.

“Khususnya tinju amatir untuk unjuk diri. Ini adalah wahananya untuk pertandingan. Atlet perlu ruang kompetisi yang berkualitas agar kemampuan mereka terus berkembang dan mental bertanding semakin terasah,” katanya.

Tidak hanya menghadirkan pertandingan tinju, rangkaian kegiatan Kejurprov juga akan diisi dengan sejumlah agenda organisasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Pertina. Salah satunya adalah pelantikan pengurus Pertina Kalbar periode 2025–2029 yang akan dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan kejuaraan.

Selain itu, Pertina Kalbar juga menggelar pelatihan wasit dan hakim tinju selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas perangkat pertandingan agar pelaksanaan kejuaraan dapat berlangsung secara profesional, objektif, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Ketua Panitia Kejurprov Pertina Kalbar, Muhammad Iwan Prabowo, mengatakan kejuaraan ini memiliki fungsi strategis dalam sistem pembinaan olahraga tinju di Kalimantan Barat. Selain menjadi arena kompetisi, Kejurprov juga berperan sebagai sarana pemetaan kekuatan atlet dari masing-masing daerah.

Melalui ajang tersebut, Pertina dapat melakukan evaluasi terhadap hasil pembinaan yang telah dijalankan oleh pengurus kabupaten dan kota, sekaligus mengidentifikasi atlet-atlet yang memiliki prospek untuk dibina lebih lanjut.

“Kejurprov menjadi salah satu instrumen penting dalam proses seleksi atlet. Dari sini kita bisa melihat perkembangan atlet, kualitas pembinaan di daerah, dan tentu menjaring petinju-petinju yang berpotensi untuk diproyeksikan ke tingkat nasional,” jelasnya.

Iwan menambahkan, atlet yang mampu menunjukkan performa terbaik selama kejuaraan akan mendapatkan perhatian khusus dari Pertina Kalbar. Mereka nantinya akan masuk dalam radar pembinaan daerah dan dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan yang lebih tinggi.

“Atlet yang menunjukkan prestasi dan potensi terbaik nantinya akan diproyeksikan mengikuti program latihan daerah sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional. Karena itu Kejurprov ini menjadi sangat penting sebagai tahap awal proses pembinaan berjenjang,” katanya.

Sementara itu, upaya memperkuat pembinaan tidak berhenti pada penyelenggaraan Kejurprov saja. Pertina Kalbar juga mulai menyiapkan program kompetisi jangka panjang melalui penyelenggaraan Liga Tinju Kalimantan Barat yang direncanakan berlangsung pada awal atau pertengahan Agustus 2026.

Ketua Liga Tinju Pertina Kalbar, Hermansyah, menilai keberadaan liga sangat diperlukan untuk meningkatkan jam terbang atlet. Selama ini, salah satu tantangan yang dihadapi atlet daerah adalah minimnya frekuensi pertandingan yang membuat proses pembinaan kurang optimal.

Menurutnya, kompetisi yang berlangsung secara rutin akan membantu atlet menjaga performa sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding.

“Liga menjadi kebutuhan penting dalam pembinaan modern. Atlet tidak cukup hanya berlatih, tetapi juga harus sering bertanding agar kemampuan teknik, strategi, dan mental mereka terus berkembang,” ujarnya.

Ia berharap Liga Tinju Kalimantan Barat nantinya dapat menjadi kompetisi berkelanjutan yang mempertemukan petinju terbaik dari seluruh daerah di Kalbar. Dengan demikian, proses seleksi atlet dapat berjalan lebih objektif dan berkesinambungan.

“Dengan adanya liga, pembinaan atlet diharapkan lebih terstruktur sehingga mampu menghasilkan petinju yang kompetitif di tingkat nasional. Ini juga akan memperkuat ekosistem olahraga tinju di Kalimantan Barat,” katanya.

Dengan jumlah peserta yang mencapai 177 atlet, dukungan perangkat pertandingan yang terus ditingkatkan, serta komitmen kuat pengurus dalam membangun sistem pembinaan berkelanjutan, Kejurprov Tinju Amatir Kalimantan Barat 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga tinju daerah. 

Ajang ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, tetapi juga menjadi langkah awal dalam melahirkan petinju-petinju potensial yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional bahkan internasional.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال