Menteri PU Tinjau Proyek Sekolah Rakyat di Singkawang, Target Rampung Juli 2026

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo tinjau pembangunan
Sekolah Rakyat di Kota Singkawang

SINGKAWANG,KP – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung progres pembangunan program Sekolah Rakyat di Kota Singkawang yang hingga kini masih masuk kategori “zona merah” karena progres pembangunan yang rendah.

Meski menghadapi berbagai kendala di lapangan, pemerintah tetap optimistis proyek tersebut dapat selesai tepat waktu untuk mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

“Ini salah dua dari lima titik yang masih masuk zona merah dengan progres terendah. Tapi kami sedang kejar supaya semuanya selesai,” ujar Dody saat meninjau lokasi pembangunan.

Menurut Dody, pemerintah terus berupaya mempercepat penyelesaian proyek melalui dukungan berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga tambahan dukungan pendanaan.

“Mudah-mudahan selesai Juni. Kami terus berupaya keras. Tapi kami juga berharap jangan sampai hujan terlalu tinggi, karena itu bisa menghambat seluruh effort yang sedang dilakukan,” katanya.

Ia menegaskan, kunjungan langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target dan laporan yang diterima benar-benar sesuai kondisi di lapangan.

“Saya ingin memastikan apa yang kurang dan apa yang belum. Laporan yang saya terima bukan sekadar janji, tapi benar-benar bisa dicek di lapangan dan harus ter-deliver on time,” tegasnya.

Dody mengungkapkan, salah satu kendala utama pembangunan adalah persoalan pendanaan atau cash flow kontraktor pelaksana. Meski tidak disampaikan secara terbuka oleh pihak kontraktor, pemerintah memahami bahwa masalah keuangan menjadi hambatan utama percepatan proyek.

“Kalau ditanya mereka tentu tidak mungkin mengaku. Tapi dari hasil diskusi kami, kesulitan paling utama memang uang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dukungan pendanaan akhirnya diperoleh melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan BUMN terkait.

“Kalau ada uang, tenaga kerja bisa direkrut, material bisa dibeli. Tapi kondisi ekonomi sekarang membuat semua pihak lebih hati-hati, bahkan supplier juga tidak mau lagi memberi utang material,” jelasnya.

Meski demikian, Dody menekankan pentingnya menjaga optimisme agar proyek strategis tersebut dapat selesai sesuai target.

“Harus optimistis. Kalau saya tidak optimistis, bagaimana yang lain? Optimisme itu yang pertama, baru kita bisa berpikir apa yang harus dilakukan agar proyek selesai tepat waktu,” katanya.

Ia memperkirakan sekitar 80 persen proyek Sekolah Rakyat di berbagai daerah dapat selesai dan mulai difungsikan pada Juli 2026, sehingga anak-anak dari keluarga miskin ekstrem bisa mulai mengikuti tahun ajaran baru tepat waktu.

“Tujuan utama program ini adalah mengentaskan kemiskinan ekstrem. Anak-anak yang hari ini masih hidup dalam keterbatasan harus bisa masuk sekolah tepat waktu di tahun ajaran baru Juli 2026,” tambahnya.

Dody juga memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai berperan besar dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat.

“Support dari kepala daerah luar biasa. Ada yang membantu lahan, perizinan, hingga persoalan teknis lainnya. Peran kepala daerah jangan dilupakan dalam pembangunan Sekolah Rakyat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah untuk terus mengawal pembangunan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.

“Atas nama Pemerintah Kota Singkawang dan masyarakat, kami berterima kasih kepada Bapak Menteri yang sudah berkunjung bersama tim ke Kota Singkawang. Kami siap membantu dan mengawal progres pembangunan ini,” kata Tjhai Chui Mie.

Ia memastikan pemerintah daerah akan turun langsung memantau perkembangan proyek serta membantu menyelesaikan berbagai kendala di lapangan, termasuk persoalan perizinan dan administrasi.

“Mudah-mudahan target yang sudah ditetapkan bisa terselesaikan dan tidak mengecewakan. Kami siap mendukung penuh,” tutupnya.

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال