MAKKAH, KP - Sebanyak 60 jemaah haji Kloter BTH 17 tiba di Arafah pada Senin (25/5/2026) pukul 16.00 waktu Arab Saudi, sementara 383 jemaah lainnya telah lebih dahulu berada di Mina untuk mengikuti rangkaian Tarwiyah sejak 7–8 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Ketua Kloter BTH 17, Aspari Ismail, menjelaskan total jemaah dalam kloter tersebut berjumlah 443 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 383 jemaah yang tergabung dalam KBIHU Muhammadiyah diberangkatkan menuju Mina guna melaksanakan Tarwiyah sebelum memasuki puncak ibadah haji.
Sementara itu, 60 jemaah mandiri diberangkatkan langsung dari Hotel Manazel Furqon menuju tenda Arafah pada Senin pagi bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
“InsyaAllah seluruh jemaah BTH 17 akan berkumpul di tenda Arafah pada 9 Dzulhijjah 1447 H yang merupakan puncak ibadah haji,” ujar Aspari di Makkah.
Ia mengatakan, seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terus dipersiapkan secara maksimal guna memastikan kelancaran dan kenyamanan ibadah jemaah selama menjalani fase paling krusial dalam rangkaian haji.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan, perlindungan, dan keamanan kepada jemaah. Alhamdulillah, sinergi dengan ketua rombongan dan ketua regu sebagai ujung tombak pelayanan terbangun dengan komunikasi yang baik,” katanya.
Menurut Aspari, koordinasi antarpetugas terus diperkuat agar seluruh kebutuhan jemaah dapat terlayani dengan optimal, termasuk pengaturan mobilitas, distribusi konsumsi, hingga pemantauan kondisi kesehatan selama pelaksanaan Armuzna.
Ia juga memastikan secara umum kondisi kesehatan jemaah Kloter BTH 17 berada dalam keadaan baik. Meski terdapat beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, seluruhnya telah mendapatkan penanganan dari tim medis kloter.
“Secara umum kondisi jemaah Kloter BTH 17 sehat walafiat. Beberapa jemaah yang sakit sudah ditangani dengan baik oleh tim kesehatan,” pungkasnya.
Menjelang wukuf di Arafah, para jemaah diimbau untuk menjaga kondisi fisik, memperbanyak istirahat, dan mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar dan khusyuk. (*/Red)

