KAYONG UTARA, KP - PT Dharma Inti Bersama (DIB) memperkuat komitmennya dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan karyawan di Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP). Langkah ini diwujudkan melalui penguatan fasilitas medis di Klinik KIPP guna mendukung operasional pusat pengolahan bauksit yang berkelanjutan di Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara.
Chief Medical Officer (CMO) Klinik KIPP, dr. Rudi Setiawan, menegaskan bahwa fasilitas ini disiapkan untuk memberikan akses kesehatan yang setara bagi seluruh pekerja di proyek strategis nasional (PSN) tersebut.
"Saat ini, Klinik KIPP telah dilengkapi berbagai fasilitas layanan kesehatan, mulai dari poli umum, poli gigi, hingga ruang isolasi untuk penanganan penyakit menular," ujar dr. Rudi dalam keterangan resminya, Jumat (1/5/2026).
Untuk mendukung diagnosis dan perawatan, klinik ini telah dilengkapi dengan monitor EKG, oksigen konsentrator, ruang rawat inap, audiometri, spirometri, hingga auto-refractometer untuk pemeriksaan mata. Tersedia pula layanan pemeriksaan laboratorium darah serta pemeriksaan kesehatan (MCU) di lokasi bagi karyawan baru.
![]() |
| Rombongan Dinas Kesehatan Kayong Utara foto bersama di depan Klinik Kawasan Industri Pulau Penebang yang dalam proses verifikasi lapangan dan assessment menuju status klinik pratama. |
Menyadari lokasi industri yang berada di kepulauan, Klinik KIPP memiliki prosedur tanggap darurat yang mumpuni. Fasilitas ini didukung oleh ambulans darat dan ambulans laut yang terdedikasi untuk melakukan evakuasi medis (medical evacuation) menuju rumah sakit rujukan di Sukadana, Ketapang, maupun Pontianak.
Hingga saat ini, Klinik KIPP telah menjalin kerja sama rujukan dengan tujuh rumah sakit terkemuka untuk memastikan penanganan komprehensif bagi pasien yang membutuhkan perawatan lanjut.
Pada akhir April lalu, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara yang dipimpin langsung oleh dr. Maria Fransisca Antonelly Schoggers melakukan verifikasi lapangan dan penilaian (assessment). Proses ini merupakan langkah Klinik KIPP untuk meraih status sebagai Klinik Pratama sesuai standar Kementerian Kesehatan.
Dr. Sisca, sapaan akrab Kepala Dinas Kesehatan tersebut, menyatakan bahwa verifikasi ini bertujuan memastikan layanan yang diberikan aman, bermutu, dan profesional.
"Pelayanan kesehatan yang baik adalah fondasi produktivitas. Kami mendukung penuh peningkatan kualitas layanan demi pekerja yang sehat dan perusahaan yang kuat," kata dr. Sisca.
Ia juga berpesan agar Klinik KIPP terus mengembangkan kapabilitas dan jenis layanannya seiring dengan bertambahnya jumlah pekerja di kawasan tersebut, dengan tetap mengedepankan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Selain melayani karyawan, Klinik KIPP menjalankan peran sosial melalui program rutin bulanan "DIB CARE". Tim tenaga kesehatan klinik secara berkala mengunjungi Dusun Jaya, Desa Pelapis, untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar.
Program ini juga mencakup langkah preventif penyakit menular melalui skrining ketat bagi setiap individu yang memasuki area KIPP, sebagai bentuk kepatuhan perusahaan terhadap arahan Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara. (*)



