![]() |
| UNIQLO Ajak dan Inspirasi Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Pakaian |
JAKARTA,KP – Memperingati Hari Bumi, UNIQLO mengajak masyarakat untuk melihat kembali peran pakaian dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai kebutuhan, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan yang berdampak pada lingkungan.
Melalui filosofi LifeWear, UNIQLO menekankan pentingnya menghadirkan pakaian yang berkualitas, nyaman, dan dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Pendekatan ini diyakini dapat mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih, menggunakan, dan merawat pakaian.
Komitmen terhadap keberlanjutan tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, salah satunya program RE.UNIQLO yang telah memasuki tahun kelima. Program ini mengajak pelanggan untuk mengumpulkan pakaian yang sudah tidak digunakan melalui recycle box di seluruh toko, yang kemudian disalurkan kepada masyarakat membutuhkan atau diolah kembali menjadi material baru.
Dalam pelaksanaannya, UNIQLO bekerja sama dengan sejumlah organisasi, termasuk UNHCR dan Human Initiative, untuk menyalurkan bantuan pakaian bagi korban bencana dan kelompok rentan. Selama lima tahun terakhir, lebih dari 290 ribu pakaian baru dan 49 ribu pakaian layak pakai telah didistribusikan kepada lebih dari 11 ribu penerima manfaat.
Tidak hanya itu, pakaian yang sudah tidak layak pakai juga diolah kembali melalui kolaborasi dengan PABLE Indonesia menjadi kain daur ulang. Material ini kemudian dimanfaatkan sebagai bagian dari fasilitas toko, seperti gorden dan sofa di ruang ganti disabilitas di sejumlah gerai UNIQLO.
Kolaborasi berlanjut dengan pelaku usaha kecil menengah, Micawork, yang mengolah kain daur ulang tersebut menjadi tas ransel untuk anak sekolah. Produk ini selanjutnya akan didonasikan kepada anak-anak korban bencana di Aceh Tamiang melalui Save the Children Indonesia.
Selain program daur ulang, UNIQLO juga menghadirkan layanan RE.UNIQLO Studio yang memungkinkan pelanggan memperpanjang usia pakai pakaian melalui perbaikan dan modifikasi, seperti bordir dan teknik sashiko. Layanan ini tersedia di sejumlah gerai, antara lain di UNIQLO Grand Indonesia dan UNIQLO Senayan City.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, UNIQLO menegaskan bahwa langkah sederhana dari lemari pakaian dapat menjadi kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, bukan sekadar tren sesaat.(*/Red)


