Pelajar Pontianak Rilis Novel Ketiga, Bukti Konsistensi di Dunia Literasi

Novel Buatan Pelajar SMA N 1 Pontianak diapresiasi Kepsek SMA N 1 Pontianak


PONTIANAK,KP – Di tengah derasnya arus digital yang membuat sebagian remaja lebih akrab dengan gawai, seorang pelajar SMA Negeri 1 Pontianak justru menunjukkan kiprah berbeda. Muhammad Rifqi Adnan kembali meluncurkan novel ketiganya berjudul Adnova Magna: Lingkaran Darah, menegaskan konsistensinya dalam dunia literasi sejak usia muda.

Karya terbaru ini menjadi penanda bahwa menulis bukan sekadar aktivitas sesaat bagi Adnan, melainkan bagian dari perjalanan hidupnya. Di usia remaja, ia mampu menjaga produktivitas dengan terus melahirkan karya, sesuatu yang tidak mudah dilakukan oleh kebanyakan pelajar.

Bagi Adnan, menulis merupakan ruang untuk menyalurkan imajinasi. Ia membangun dunia cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi wadah menuangkan gagasan yang berkembang dalam pikirannya. Novel terbarunya lahir dari dorongan untuk terus mengembangkan imajinasi sekaligus memenuhi ekspektasi pembaca yang menantikan kelanjutan karyanya.

“Novel ini saya buat karena saya sangat ingin mengembangkan imajinasi saya, sekaligus saya tuangkan ke dalam kata-kata yang indah agar para pembaca tidak bosan menunggu lanjutan novel terbitan saya,” ujarnya.

Dalam novel tersebut, Adnan menghadirkan kisah menegangkan tentang serangan zombie misterius di lingkungan sekolah. Cerita dibangun dengan konflik persahabatan, ketegangan, serta misteri yang berkembang, memberikan warna tersendiri bagi pembaca remaja.

Lebih dari sekadar hobi, Adnan memandang menulis sebagai investasi masa depan. Ia menilai karya-karya yang dihasilkan dapat menjadi pencapaian yang akan dikenang dalam perjalanan hidupnya.

“Saya menulis buku ini dengan keinginan untuk investasi masa depan sekaligus prestasi yang dapat saya simpan hingga masa depan,” kata Adnan.

Proses kreatif yang dijalani pun tidak singkat. Ia membutuhkan waktu sekitar satu tahun sembilan bulan untuk menyelesaikan novel tersebut. Ide cerita ia dapatkan dari berbagai referensi, termasuk film dan serial bertema serupa yang kemudian ia kembangkan dengan gaya dan alur versinya sendiri.

“Saya mulai memproduksi buku ini selama satu tahun sembilan bulan. Diawali dari pemilihan ide yang saya dapatkan dari beberapa film yang saya tonton, di antaranya seperti All of Us Are Dead dan lain-lain. Untuk kendala menurut saya tidak ada yang terlalu signifikan,” ungkapnya.

Dalam prosesnya, Adnan juga mendapat dukungan penuh dari lingkungan terdekat. Orang tua menjadi sosok utama yang mendorongnya untuk terus berkarya, disusul teman-teman yang turut memberikan semangat.

“Yang banyak membantu tentu orang tua saya, dan juga teman-teman sebaya saya seperti Sirkanz, Ibnu, dan Irma,” katanya.

Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 1 Pontianak, Indang Maryati, menyampaikan kebanggaannya atas capaian Adnan di tengah minimnya minat menulis di kalangan pelajar saat ini.

“Alhamdulillah kami sangat bangga terhadap siswa kami ini. Walaupun dalam keadaan perhatian khusus, Adnan memiliki kemampuan dan prestasi yang sangat luar biasa dalam menulis buku,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekolah terus mendukung pengembangan bakat siswa melalui berbagai kegiatan dengan melibatkan guru, komite sekolah, serta orang tua. Apresiasi juga diberikan kepada siswa berprestasi yang mampu membawa nama baik sekolah hingga tingkat lebih tinggi.

Bagi Adnan, kehadiran pembaca menjadi bagian penting dalam setiap karya yang ia tulis. Ia berharap cerita yang disajikan mampu memberikan kepuasan sekaligus kesan mendalam.

“Semoga para pembaca selalu merasa puas akan cerita yang saya buat. Walau tidak selamanya di saat prima, tapi usaha saya dalam menyenangkan kalian tidak pernah habis,” pesannya.

Melalui Adnova Magna: Lingkaran Darah, Adnan kembali membuktikan bahwa usia muda bukanlah batas untuk berkarya. Dari imajinasi yang tumbuh sejak kecil, ia kini mulai menapaki jalan panjang sebagai penulis, membawa semangat literasi dari ruang kelas menuju dunia yang lebih luas. (*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال