![]() |
| Brimob Polda Kalbar Perkuat Sinergi Kesiapsiagaan Bencana |
SANGGAU,KP – Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat turut ambil bagian dalam Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.
Mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”, apel diikuti berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, BPBD Kabupaten Sanggau, TNI-Polri, hingga elemen masyarakat. Keterlibatan berbagai pihak ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun kesiapsiagaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Kabupaten Sanggau sendiri diketahui memiliki tingkat kerawanan terhadap sejumlah bencana, seperti banjir dan kebakaran hutan serta lahan. Karena itu, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat.
Danki III Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, Ipda Flayianus Hengki, menyampaikan bahwa kehadiran Brimob dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Hari ini kami bersama pemerintah daerah, BPBD Kabupaten Sanggau, dan rekan-rekan TNI melaksanakan Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana di halaman Kantor BPBD Kabupaten Sanggau. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan sinergi lintas sektor dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Sanggau,” ujarnya.
Ia menegaskan, peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga siap terlibat aktif dalam penanggulangan bencana.
“Keikutsertaan Satbrimob Polda Kalbar dalam apel ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun. Kami berharap, melalui kegiatan ini, kesiapsiagaan seluruh pihak semakin meningkat sehingga mampu meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat bencana,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan apel ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat semakin sigap, terkoordinasi, serta responsif dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat ditekan semaksimal mungkin. (*/Red)


