![]() |
| ARCH;ID 2026 kembali digelar |
TANGERANG,KP – Sinergi lintas disiplin dalam dunia desain ditampilkan melalui kolaborasi rumpun ALIDI dalam ajang ARCH:ID 2026. Inisiatif ini mempertemukan tiga organisasi profesi, yakni Himpunan Desainer Interior Indonesia, Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia, dan Himpunan Teknik Iluminasi Indonesia dalam satu platform kolaboratif yang mengusung pendekatan desain terpadu.
Kegiatan yang digelar dalam pameran yang diinisiasi Ikatan Arsitek Indonesia bersama CIS Exhibition ini menjadi momentum penting untuk memperlihatkan integrasi antara desain interior, lanskap, dan pencahayaan dalam satu kesatuan ruang yang berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut juga melibatkan sejumlah mitra industri, di antaranya Javaco sebagai penyedia solusi material interior, serta didukung oleh Digma Design Studio, Pavilion 95, Karindo, dan Tropica Greeneries.
Booth kolaborasi ALIDI tidak hanya difungsikan sebagai ruang pamer, tetapi juga menjadi ruang eksplorasi yang menghadirkan pengalaman menyeluruh bagi pengunjung.
Melalui pendekatan lintas disiplin, booth ini menggabungkan aspek estetika, fungsi, keberlanjutan, serta pengalaman pengguna dalam satu konsep ruang yang utuh.
Perwakilan ALIDI menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam perkembangan desain ke depan.
“Kekuatan desain Indonesia ke depan tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Sinergi ALIDI ini membuktikan bahwa estetika, fungsi, dan keberlanjutan hanya bisa dicapai maksimal melalui kolaborasi,” ujarnya.
Keterlibatan mitra industri seperti Javaco juga menegaskan pentingnya peran sektor industri dalam mendukung implementasi desain yang tidak hanya konseptual, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pasar.
Melalui partisipasi dalam ARCH:ID 2026, ALIDI bersama para mitra berharap dapat memberikan inspirasi bagi para praktisi, pelaku industri, serta masyarakat luas mengenai pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam menciptakan ekosistem desain yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di Indonesia.(*/Red)


