![]() |
| Pertamina pastikan pasokan BBM aman |
SAMBAS, KP - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sambas, Kabupaten Kubu Raya, dan Kota Pontianak, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat yang muncul akibat beredarnya informasi kelangkaan BBM di sejumlah wilayah. Namun, ia menegaskan bahwa pasokan BBM tetap tersedia dan distribusi berlangsung secara rutin.
“Kami memahami kekhawatiran masyarakat terhadap situasi yang terjadi di lapangan. Namun demikian, kami pastikan bahwa pasokan BBM di wilayah Sambas tetap aman dan distribusi terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Edi.
Sementara itu, Sales Area Manager Kalimantan Barat Pertamina Patra Niaga, Widhi Tri Ardhi Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan distribusi bahan bakar berjalan lancar di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
“Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah mengantisipasi potensi peningkatan permintaan BBM oleh masyarakat. Pada Jumat (13/3), kami menyalurkan total 312.000 liter BBM yang terdiri dari Pertalite dan Biosolar kepada 24 SPBU prioritas di wilayah Kota Pontianak, termasuk Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.
![]() |
| Masyarakat diharapkan tidak Panic Buying |
Ia menambahkan, untuk memperlancar pelayanan kepada masyarakat, operasional sejumlah SPBU di Pontianak juga dioptimalkan dengan membuka layanan selama 24 jam.
“Kami juga telah mengoptimalkan operasional SPBU dengan membuka layanan 24 jam di delapan SPBU di wilayah Kota Pontianak guna memperlancar pelayanan kepada masyarakat,” tambah Widhi.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM di lapangan. Perusahaan menegaskan akan menindak tegas apabila ditemukan praktik penimbunan BBM maupun penyimpangan distribusi, baik oleh oknum masyarakat maupun operator SPBU.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
Apabila masyarakat menemukan indikasi penyaluran BBM yang tidak sesuai ketentuan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, atau melalui media sosial resmi @pertamina135.(*/Red)

.jpeg)
.jpeg)
