![]() |
| Kinerja Bank Kalbar makin moncer dan konsisten |
PONTIANAK,KP – Di tengah tekanan ekonomi global dan domestik yang masih berlangsung, Bank Kalbar mampu menunjukkan ketahanan kinerja dengan mencatatkan pertumbuhan positif di berbagai indikator utama. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa bank daerah tersebut tetap berada pada jalur yang sehat sekaligus memberikan optimisme bagi para pemangku kepentingan.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyampaikan bahwa meskipun dihadapkan pada dinamika ekonomi yang tidak menentu, pihaknya masih mampu menjaga performa bisnis secara stabil. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa Bank Kalbar tetap mampu beradaptasi dan bertahan di tengah berbagai tantangan.
Dari sisi aset, hingga 28 Februari 2026, Bank Kalbar mencatatkan nilai sebesar Rp26,23 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp25,60 triliun atau tumbuh 2,46 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut mencerminkan ekspansi yang tetap terjaga dengan baik meski ruang gerak industri keuangan relatif terbatas.
Kinerja penghimpunan dana juga menunjukkan tren yang lebih kuat. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat mencapai Rp19,93 triliun, naik dari Rp18,89 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 5,51 persen. Peningkatan ini menjadi indikator penting atas kepercayaan masyarakat yang terus menguat terhadap Bank Kalbar sebagai lembaga keuangan yang aman dan terpercaya.
Di sisi intermediasi, penyaluran kredit turut mencatatkan performa yang impresif. Hingga akhir Februari 2026, total kredit yang disalurkan mencapai Rp17,86 triliun, meningkat dari Rp16,67 triliun pada tahun sebelumnya atau tumbuh 7,14 persen. Pertumbuhan ini menegaskan peran aktif Bank Kalbar dalam mendorong pembiayaan sektor riil serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.
Sementara itu, dari sisi profitabilitas, Bank Kalbar berhasil membukukan laba sebesar Rp98,71 miliar atau tumbuh 14,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi bisnis yang dijalankan serta pengelolaan operasional yang semakin efisien.
Rokidi menegaskan bahwa kinerja positif ini tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam menjaga fundamental bisnis, memperkuat tata kelola, serta terus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.
“Pertumbuhan ini adalah hasil kerja keras seluruh insan Bank Kalbar dalam menjaga kinerja yang sehat di tengah tantangan. Kami akan terus berkomitmen untuk memperkuat intermediasi, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ke depan, Bank Kalbar akan terus memfokuskan strategi pada penguatan bisnis inti, inovasi layanan berbasis kebutuhan nasabah, serta peningkatan peran sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dengan fondasi yang semakin solid, Bank Kalbar optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.(*/Red)


