JAKARTA,KP – Menyambut Ramadan dan Lebaran 2026, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat kesiapan jaringan dan layanan guna mengantisipasi potensi lonjakan trafik yang diperkirakan meningkat hingga 20–30 persen. Penguatan dilakukan melalui optimalisasi jaringan 4G dan 5G, penambahan kapasitas, serta penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menjaga kualitas layanan tetap stabil selama periode puncak.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menegaskan bahwa Ramadan dan Lebaran merupakan momen krusial bagi industri telekomunikasi karena tingginya aktivitas digital masyarakat, mulai dari komunikasi, akses media sosial, hingga layanan video streaming.
"XLSMART berkomitmen untuk selalu menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan dan masyarakat di berbagai momen, termasuk momen spesial Ramadan dan Lebaran yang dirayakan sebagian besar masyarakat Indonesia. Kami sangat serius dalam memperkuat kesiapan jaringan untuk memastikan tidak ada gangguan selama momen spesial tersebut. Kesiapan ini kemudian akan berlanjut selama libur panjang Lebaran, sehingga semakin luas pelanggan dan masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan jaringan yang optimal,” ujar Shurish, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan trafik selama Ramadan dan Lebaran merupakan tantangan sekaligus peluang. Aktivitas digital masyarakat biasanya melonjak signifikan, terutama pada layanan berbasis data seperti TikTok, YouTube, serta berbagai platform media sosial lainnya. Selain itu, momentum mudik dan meningkatnya mobilitas masyarakat ke berbagai daerah juga menjadi faktor pendorong kenaikan trafik.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, XLSMART mengoperasikan lebih dari 100 MBTS (Mobile Base Transceiver Station) di berbagai wilayah, termasuk sekitar 60 MBTS 5G. Layanan 5G kini tersedia di 33 kota/kabupaten, dengan penempatan terbanyak berada di Pulau Jawa yang menjadi kontributor utama trafik nasional. Kehadiran jaringan 5G ini diharapkan mampu memberikan pengalaman digital yang lebih cepat dan stabil, terutama di area dengan kepadatan tinggi seperti jalur mudik dan destinasi wisata.
XLSMART memproyeksikan utilisasi jaringan di wilayah tujuan mudik dapat mencapai 60–70 persen. Kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan mengalami lonjakan signifikan, terutama di sepanjang jalur mudik serta kawasan wisata. Selain itu, keberadaan ruas tol baru yang mulai dimanfaatkan saat arus mudik juga menjadi perhatian dalam perencanaan kapasitas jaringan.
Seiring proses integrasi jaringan yang masih berlangsung, XLSMART juga terus melakukan penambahan kapasitas secara signifikan di sejumlah titik strategis. Optimalisasi jaringan difokuskan pada jalur transportasi utama, rest area, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, serta kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas.
Untuk memastikan stabilitas layanan, XLSMART telah menerapkan teknologi jaringan yang AI-Ready. Sistem ini mampu mendeteksi lonjakan trafik secara real-time dan secara otomatis melakukan re-balancing kapasitas guna menjaga kualitas layanan tetap optimal. Teknologi tersebut memungkinkan sistem memonitor potensi penurunan pengalaman pelanggan dan menyesuaikan distribusi beban jaringan secara dinamis.
Dari sisi operasional, XLSMART menyiagakan tim maintenance dan optimisasi selama periode Ramadan hingga Lebaran. Network Operations Center (NOC) beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari seminggu untuk memantau kondisi jaringan secara menyeluruh. Selain itu, pemantauan juga dilakukan melalui Customer Experience & Service Operation Center (CESOC) di kantor pusat guna memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan.
XLSMART juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), guna menjaga kelancaran layanan selama periode puncak. Perusahaan turut mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal, termasuk mempertimbangkan waktu dan moda transportasi, agar tetap dapat menikmati pengalaman digital yang optimal selama Ramadan dan Lebaran 2026.

.jpeg)
