PONTIANAK, KP — Kinerja penjualan Daihatsu di Kalimantan Barat mencatatkan capaian yang melampaui rata-rata nasional. Dominasi tersebut menjadi alasan kuat PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memilih Kota Pontianak sebagai lokasi penutup rangkaian acara nasional “Kumpul Sahabat Daihatsu” tahun 2025 yang digelar di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Minggu (18/1/2026).
Promotion Department Head PT Astra Daihatsu Motor, Hari Wicaksono, mengungkapkan bahwa Pontianak memiliki peran strategis dalam mendongkrak performa penjualan Daihatsu di wilayah Kalimantan Barat. Tingginya kontribusi pasar di daerah ini menjadikan Pontianak sebagai kota yang dinilai istimewa bagi perusahaan.
“Pontianak ini memang kota yang istimewa kita pilih. Kota ini berkontribusi cukup besar terhadap penjualan Daihatsu. Kalau di Kalimantan Barat itu market share kita mencapai 21,5 persen, jauh lebih besar dibandingkan dengan market share nasional yang berada di angka 16,5 persen,” ujar Hari di sela-sela acara.
Rangkaian “Daihatsu Kumpul Sahabat” yang telah berlangsung sejak 2024 tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan lintas elemen, tidak hanya berfokus pada promosi produk otomotif. Menurut Hari, pihaknya sengaja melibatkan berbagai komunitas dan pelaku ekonomi lokal agar acara ini memberikan dampak yang lebih luas bagi daerah.
“Kita undang pelanggan setia, potensial konsumen dari komunitas motor, hingga komunitas-komunitas yang ada di Pontianak. Selain itu, ada UMKM yang diharapkan bisa mendorong perekonomian di sini,” tambahnya.
Dari perspektif makroekonomi, Marketing Planning and Sales Operation Support Dept Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (DSO), Aries Nugroho, menilai kondisi ekonomi Kalimantan relatif lebih stabil dibandingkan sejumlah wilayah lain di Indonesia. Stabilitas tersebut menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan industri otomotif di kawasan ini.
“Sebenarnya Kalimantan secara garis besar lebih stabil dibandingkan beberapa daerah lain. Bersyukurlah yang tinggal di Kalimantan punya ekonomi yang lebih stabil,” kata Aries.
Ia juga menyoroti karakteristik geografis Kalimantan Barat yang memiliki luas wilayah sekitar satu setengah kali Pulau Jawa. Kondisi ini menjadikan kendaraan roda empat sebagai sarana mobilitas yang sangat dibutuhkan masyarakat, dengan Pontianak sebagai pusat aktivitas dan distribusi.
“Kalau Kalimantan Baratnya, itu 1,5 kali Pulau Jawa. Jadi punya fungsi yang strategis untuk Daihatsu,” jelasnya.
Sebelum mencapai puncaknya di Pontianak, rangkaian “Daihatsu Kumpul Sahabat” telah sukses digelar di enam kota besar lainnya, yakni Tangerang, Cirebon, Palembang, Sleman, Malang, dan Bitung. Kehadiran Pontianak sebagai kota penutup menegaskan posisi strategis Kalimantan Barat dalam peta pertumbuhan Daihatsu secara nasional.(*/Red)


