Post Top Ad

Teknologi

Nasional

Post Top Ad

KalbarKombis

DPW ALFI/ILFA Kalbar Bahas Penyalahgunaan BBM Solar Bersubsidi dan Antisipasinya

PONTIANAK - Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian Logistics and Forwarders Association (DPW ALFI/ ILFA) Provinsi Kalbar, menggelar silaturahmi dengan instansi terkait. 

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 28 Juli 2022 dimulai pukul 14.30 WIB di Grand Mahkota Hotel, Jalan Sidas, Kecamatan Pontianak Kota.
Silaturahmi ini diselenggarakan oleh DPW ALFI/ILFA Provinsi Kalbar dalam rangka antisipasi penyalahgunaan BBM Solar bersubsidi serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Wilayah Kota Pontianak.
Kegiatan dihadiri oleh 50 orang, di antaranya ada Kasat Intelkam Polresta Pontianak, yang diwakili Wakasat Intelkam Polresta Pontianak, AKP PSC. Kusuma Wibawa, S.H,. M.A.P., Kemudian ada Kasat Lantas Polresta Pontianak, diwakili Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pontianak, IPTU Gunadi.
Tampak pula Ketua DPW ALFI/ILFA Provinsi Kalbar, Dharmayadi, S.H., Seketaris DPW ALFI/ILFA Provinsi Kalbar, Juli Supriadi, Sales Branch Manager Pertamina Wilayah Kalbar I, Choerul Anwar, dan Anggota serta Pengurus DPW ALFI/ILFA Provinsi Kalbar.
Menurut Ketua DPW ALFI/ILFA Kalbar, Dharmayadi, S.H., ALFI/ILFA ini adalah salah satu organisasi yang bergerak dibidang Logistik. ALFI/ILFA turut berpatisipasi untuk menjaga keamanan di wilayah kota pontianak.
"Pandemi Covid-19 yang sudah tiga tahun ini, tentunya juga berdampak di bidang logistik, khususnya kelangkaan BBM. Untuk itu, kami berharap, agar pihak keamanan dapat meringkus orang yang tidak bertanggung jawab terkait kelangkaan BBM," tuturnya.
Ia pun mencontohnya, saat ini kondisi BBM Solar,sangat berdampak pada perekonomian nasional. Misalnya saja, perihal Solar BBM ini, jangan sampai tidak mendapatkan jatah subsidi. 
Sementara itu, Wakasat Intelkam Polresta Pontianak, AKP PSC. Kusuma Wibawa, S.H,. M.A.P., mengatakan dengan melihat permasalahan kelangkaan Solar Bersubsidi yang susah didapatkan, maka dimohon untuk berkerja sama terkait hal tersebut. 
"Saya berharap, semoga dengan adanya silaturahmi ini, masalah kelangkaan ini dapat terselesaikan. Karena, dengan naiknya harga minyak di wilayah Kota Pontianak yang perlu diantisipasi oleh pihak keamanan," ujar AKP PSC. Kusuma Wibawa, S.H,. M.A.P.
Untuk itu, katanya, agar semua pihak bisa berkerja sama dengan baik, bila ada yang menimbun BBM, agar melaporkan ke pihak keamanan. Ia pun meminta, DPW ALFI/ILFA Provinsi Kalbar dapat membantu pemerintah terkait kelangkaan BBM.
"Terima kasih kepada DPW ALFI/ ILFA, yang sudah mengadakan silaturahmi ini, semoga kedepannya dapat berkerja sama dengan baik," tuturnya. 
Sedankan Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pontianak, IPTU Gunadi menyatakan, bahwa dampak dari kelangkaan BBM ini, maka harus selalu membantu pendistribusian BBM. Tujuannya adalah agar pengantrian BBM tidak mengganggu pengguna jalan yang lain.
"Selain itu, agar selalu mengutamakan keselamatan terkait pengantrian BBM. Dan, apabila terjadi gangguan pengantrian BBM di SPBU, silahkan menghubungi pihak keamanan, untuk ditindak lanjuti," katanya.
Ia juga berharap, semua pihak bisa selalu mengutamakan keselamatan jiwa dan selalu berhati-hati saat mengenedarai kendaraan. Oleh karena itu, di saat perjalanan harus jeli untuk melihat rambu lalu lintas. 
Sedangkan Sales Branch Manager Pertamina Wilayah Kalbar I, Choerul Anwar, menjelaskan, masyaraka Kota Pontianak berperan penting dalam membangun perekonomian. Untuk itu, yang mengantri Solar ini tidak tahu untuk dibawa kemana, karena PT. Pertamina hanya sebagai operator saja.
"Nanti, pembelian BBM akan menggunakan aplikasi My Pertanina, sehingga 
akan dibangun posko di masing-masing SPBU untuk membantu pendaftaran My Pertamina. Di mana hasil dari pendaftaran itu akan diberikan barcode yang mana barcode tersebut digunakan untuk membeli BBM," ujarnya. 
Ia pun berharap, dengan adanya sistem ini, agar kelangkaan BBM tidak ada lagi. "Di mana, program ini akan berjalan di bulan agustus di seluruh Indonesia," kara Choerul.
Kegiatan berakhir pada pukul 16.50 WIB, di mana selama kegiatan berlangsung situasi tertib lancar dan kondusif. (*)

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad