SLIDER

header ads

Mau Kredit Motor Saat Pandemi, Selalu Perhatikan Uang Muka

PONTIANAK - Pandemi COVID-19 ternyata juga mengubah pola masyarakat dalam membeli kendaraan, khususnya sepeda motor. Mereka kini lebih memilih pembayaran tunai 
dibandingkan secara kredit.
 
ADV150

Thomas Wijaya, Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) menyebut bahwa pembelian sepeda motor secara tunai cenderung naik. Sebaliknya, sistem kredit justru turun sehingga keduanya cenderung merata.
"Sebelum pandemi memang kebanyakan pembelian motor pembayarannya secara kredit, sekitar 65-70% dari total transaksi. Tapi beberapa bulan belakangan, pembayaran tunai setara dengan kredit, bisa dibilang 50 banding 50%", terangnya.
Meningkatnya pembelian sepeda motor secara tunai ini dipengaruhi oleh ketatnya aturan dari pihak leasing selama masa pandemi COVID-19.
Ia pun menyebut bahwa hal itu juga berpengaruh ke penjualan.
"Salah satu faktor turunnya penjualan kendaraan bermotor adalah sulitnya mengajukan kredit. Selama kondisi ekonomi turun, leasing pasti menyeleksi konsumennya dengan ketat, termasuk syarat-syaratnya," jelas Thomas.
"Uang muka juga naik. Saat normal, dp kredit motor biasanya hanya 10-15%. Tapi sekarang leasing juga perlu menjaga kondisi. Jadi, uang muka naik menjadi 15-20%. Bahkan, beberapa ada yang di atas 20%," tambahnya.(*)

Posting Komentar

0 Komentar