SLIDER

header ads

Honda Dream Cup yang Dinantikan Para Pembalap

PONTIANAK - Kejuaraan Balap Motor Tahunan, Honda Dream Cup (HDC) merupakan jembatan bagi para pembalap muda untuk melangkah ke level internasional. Banyak alumni HDC yang kemudian membalap di Asia Talent Cup (ATC), Asia Road Race Championship (ARRC), bahkan di Moto2.
 
Honda Dream Cup
 
Sebagai one make race (OMR) atau kejuaraan satu merek motor, HDC telah melahirkan banyak pembalap top kelas dunia. Persaingan antar pembalap muda, sangat dinantikan oleh semua pecinta olahraga otomotif ini.
Bahkan, saat babak final HDC musum 2019, menjadi wadah kolaborasi tim balap Astra Motor Racing Team (ART). Dua kekuatan balap Astra Motor, ART Kalimantan dan ART Yogyakarta, menjadi peraih gelar terbanyak.
Selesai sudah balap musim 2019 kali ini, ditutup dengan final Honda Dream Cup (HDC) yang diselenggarakan di sirkuit Brigif Cimahi, Bandung.
ART borong 13 piala dengan 9 penghargaan termasuk the best team 2019 minggu kemarin (24/11).
Adapun penghargaan tersebut diperoleh dari ART Kalimantan dan ART Yogyakarta yang masing-masing mendapat penghargaan dari 5 kelas ditambah best team di final HDC.
Musim ini termasuk pencapaian ART yang cukup bagus dengan penyumbang juara region B Jawa serta region C Kalimantan, ditambah juara nasional di event one prix dan motoprix dan ditutup dengan juara umum di final HDC musim ini.
"Terima kasih untuk semua pihak sehingga kami bisa meraih banyak penghargaan di penghujung musim balap 2019, kami masih terus berharap bisa menjaga tradisi juara ini dan berharap bisa semakin baik di musim depan," beber Iwan Hari Susilo Manager ART Kalimantan.
Musim ini termasuk pencapaian ART yang cukup bagus dengan penyumbang juara region B Jawa serta region C Kalimantan.
ART Kalimantan sendiri mulai mendapat angin segar dari performa balapnya di musim ini yang berhasil menyabet 3 gelar juara region C Kalimantan dan ditambah 2 juara umum di HDC1 serta HDC8 supermoto sehingga membuat ART Kalimantan mendapat the best team di HDC1.
Begitupun dengan ART Yogyakarta yang benar-benar memberikan penampilan terbaiknya di final HDC minggu kemarin, dengan sapu bersih podium di kelas HDC2, HDC3 serta HDC4 dengan kemenangan yang sangat bagus.
"Mengimbangi ART Kalimantan, kami di ART Yogyakarta menyumbang podium di 3 kelas tersebut dengan double winner di HDC2 dan HDC3, terima kasih juga untuk HDC4 trio U12 berhasil sapu bersih podium 1 hingga 3," tambah Rudi Hadinata Manager ART Yogyakarta.
Total dengan membawa 15 pembalap dari ART Kalimantan dan ART Yogyakarta kemarin berhasil membawa pulang penghargaan di HDC1, HDC2, HDC3, HDC4, HDC8 dan ditutup dengan the best team 2019.
"Semua penghargaan kami dedikasikan untuk keluarga kami alm Afridza Munandar yang meninggal saat balap di sirkuit Sepang, Malaysia. Penghargaan ini untuk mengingat jasa serta prestasi alm yang tidak akan bisa kami lupakan dalam keluarga besar ART," ungkap Rudi lagi. (*)

Posting Komentar

0 Komentar