Gaungkan #Cari_Aman, Astra Motor Kalbar Edukasi Pelajar, Ibu Posyandu hingga Bikers

Dari Sekolah hingga Posyandu, Astra Motor Kalbar Gencarkan Edukasi #Cari_Aman

PONTIANAK, KP – Keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada keterampilan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga kesadaran untuk menjaga diri dan menghargai pengguna jalan lainnya. Komitmen inilah yang terus diperkuat Astra Motor Kalimantan Barat melalui berbagai program edukasi Safety Riding yang menyasar pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum.

Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda dan bagian dari PT Astra International Tbk untuk wilayah Kalimantan Barat, Astra Motor Kalbar secara konsisten menanamkan budaya keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman. Edukasi diberikan dengan pendekatan yang beragam, mulai dari pengenalan teknik berkendara yang aman hingga pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab saat berada di jalan raya.

Di lingkungan sekolah, edukasi tersebut dilaksanakan bersama siswa-siswi SMKN 5 Pontianak dan SMAS Mujahidin Pontianak. Para pelajar dibekali pemahaman mengenai persiapan sebelum berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, posisi berkendara yang tepat, menjaga jarak aman, teknik pengereman, hingga kemampuan mengenali potensi bahaya di jalan.

Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, mengatakan pelajar menjadi kelompok penting dalam upaya membangun budaya keselamatan berkendara sejak dini. Menurutnya, pemahaman yang diberikan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar keselamatan tidak sekadar menjadi teori.

“Pelajar merupakan generasi yang akan menjadi bagian besar dari pengguna jalan ke depannya. Karena itu, penting bagi kami untuk membangun pemahaman mengenai keselamatan berkendara sejak dini. Harapannya, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar David.

Ia menegaskan, kemampuan mengendarai sepeda motor harus diimbangi dengan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Pengendara juga perlu menghindari perilaku agresif, tidak memaksakan kehendak, serta tetap menghormati hak pengguna jalan lainnya.

Pesan tersebut turut ditekankan dalam edukasi Safety Riding bersama siswa-siswi SMAS Mujahidin Pontianak pada Senin (12/10/2026). Melalui kegiatan ini, para pelajar diajak memahami bahwa jalan raya merupakan fasilitas bersama yang menuntut setiap penggunanya untuk saling menghargai.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalbar, Febri Andrian, mengingatkan bahwa sikap pengendara memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, pengendara harus mampu mengendalikan emosi, menghindari tindakan berbahaya, serta memberikan ruang bagi pengguna jalan lain.

“Di jalan raya, kita tidak boleh hanya memikirkan diri sendiri. Jangan merasa jalan milik kita sendiri, karena ada banyak orang yang juga ingin sampai ke tujuan dengan selamat. Hindari berkendara secara agresif, jangan terpancing emosi, dan selalu berikan ruang bagi pengguna jalan lainnya. Ingat, lebih baik mengalah daripada memaksakan diri dan membahayakan keselamatan,” jelas Febri.

Upaya membangun budaya keselamatan berkendara juga melibatkan generasi muda sebagai penggerak edukasi di lingkungan masing-masing. Hal ini terlihat dari keterlibatan Anisa, siswi SMKN 7 Pontianak yang dipercaya menjadi Advisor Safety Riding School dalam memberikan edukasi kepada ibu-ibu Posyandu Saigon di Surau Baburahman, Saigon.

Dalam kegiatan tersebut, Anisa menyampaikan materi mengenai persiapan berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, posisi berkendara, menjaga jarak aman, teknik pengereman, serta cara mengenali potensi bahaya. Para peserta juga diingatkan pentingnya menerapkan keselamatan dalam aktivitas sehari-hari, seperti mengantar anak, berbelanja, maupun bepergian ke tempat kerja.

David mengapresiasi keterlibatan pelajar dalam menyebarkan pengetahuan keselamatan berkendara kepada masyarakat. Menurutnya, pembinaan melalui program Safety Riding School membuka kesempatan bagi generasi muda untuk tidak hanya memahami keselamatan bagi dirinya sendiri, tetapi juga mengajak orang lain menerapkan kebiasaan berkendara yang aman.

“Ibu memiliki peran besar dalam keluarga, termasuk dalam mengingatkan anggota keluarga untuk selalu mengutamakan keselamatan ketika berkendara. Kami berharap edukasi yang diberikan Anisa dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari dan diteruskan kembali kepada keluarga maupun lingkungan sekitar,” tambahnya.

Selain menyasar pelajar dan masyarakat umum, Astra Motor Kalbar turut memberikan perhatian terhadap kebutuhan komunitas pengendara perempuan. Melalui edukasi bertema Zen On Wheels bersama Community Ladies Bikers, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kesiapan fisik dan kendaraan, penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai, keseimbangan, pengendalian kecepatan, serta pentingnya menjaga fokus selama perjalanan.

Materi yang disampaikan instruktur Safety Riding Febri Andrian tersebut juga mengajak peserta memahami kemampuan diri dan menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi jalan. Edukasi ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran keselamatan di kalangan perempuan sekaligus mendorong anggota komunitas untuk saling mengingatkan dalam menerapkan perilaku berkendara yang aman.

Komitmen Astra Motor Kalbar dalam membangun budaya #Cari_Aman turut tercermin melalui prestasi perwakilan Kalimantan Barat dalam ajang nasional Cari Aman Academy 2026 yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor pada 6–8 Oktober 2026 di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Semarang.

Dalam kompetisi tersebut, perwakilan SMKN 7 Pontianak berhasil meraih Juara 3 Best SR Creative Activity Award. Tim ini terdiri dari Anisa dan Aida sebagai Agent, Widyo Handoyo sebagai Task Force, serta Febri Andrian sebagai pendamping sekaligus instruktur Safety Riding Astra Motor Kalbar.

Kompetisi yang diikuti 570 pelajar dan guru dari 38 sekolah binaan Astra Honda Motor itu menguji peserta melalui tiga aspek, yakni Knowledge, Skill, dan Creativity. Pada aspek kreativitas, peserta ditantang menghadirkan kegiatan edukasi keselamatan berkendara yang inovatif dan mudah diterima generasi muda.

David menilai pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Barat sekaligus bukti bahwa pelajar dapat mengambil peran penting dalam menyebarluaskan pesan keselamatan berkendara.

“Kami sangat mengapresiasi pencapaian SMKN 7 Pontianak yang berhasil meraih Juara 3 Best SR Creative Activity Award di tingkat nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Barat sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mendukung generasi muda agar berani berkreasi dan menjadi pelopor keselamatan berkendara. Harapannya, semangat #Cari_Aman tidak hanya berhenti di kompetisi, tetapi juga diterapkan dan disebarkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar David.

Febri Andrian menambahkan, proses pembinaan tidak hanya berfokus pada keterampilan berkendara, tetapi juga kemampuan menyampaikan pesan keselamatan secara kreatif dan relevan dengan kehidupan pelajar. Dengan begitu, edukasi diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku, bukan sekadar menambah pengetahuan.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Astra Motor Kalimantan Barat terus memperluas edukasi Safety Riding sebagai bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri. Pelibatan sekolah, komunitas, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Astra Motor Kalbar berharap semangat #Cari_Aman dapat tumbuh menjadi kebiasaan bersama, dimulai dari diri sendiri dan diteruskan kepada lingkungan sekitar. Sebab, keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab satu pengendara, melainkan kepedulian seluruh pengguna jalan demi perjalanan yang aman hingga sampai tujuan.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال