![]() |
| 50 Pelaku Usaha Ikut Pelatihan |
JAKARTA, KP – Memiliki akun media sosial kini bukan lagi perkara sulit bagi pelaku usaha. Tantangan justru muncul ketika akun tersebut harus dikelola secara konsisten, mulai dari merencanakan konten hingga menyampaikan nilai produk secara menarik di tengah keterbatasan waktu dan sumber daya. Kondisi ini mendorong PT Astra International Tbk bersama Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra berkolaborasi dengan Kompas Institute melalui program Jurnalis Mengajar untuk memperkuat kemampuan digital pelaku UMKM binaan.
Mengusung tema “Membangun Fondasi Media Digital untuk Bisnis dan Membuat Konten yang Menarik dan Mudah Diproduksi”, program tersebut membekali 50 pelaku UMKM binaan Astra dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan untuk mendukung pengembangan usaha.
“Perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat telah membuat kemampuan memanfaatkan media digital menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha, termasuk bagi pelaku UMKM. Melalui program Jurnalis Mengajar, kami ingin mendorong UMKM binaan Astra tidak hanya mampu menghasilkan konten yang menarik, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik dalam membangun komunikasi dan memperkenalkan nilai produknya kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan digital dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.
Pelatihan tersebut memanfaatkan pengalaman praktisi media dalam membangun cerita dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Peserta tidak hanya diarahkan untuk menampilkan produk, tetapi juga memahami bagaimana membangun cerita dan komunikasi yang dapat memperkuat nilai produk di hadapan calon konsumen.
Materi mengenai fondasi media digital untuk bisnis disampaikan Amir Sodikin, Editor in Chief Kompas.com. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai optimalisasi profil akun media sosial, penyusunan content plan sederhana selama satu minggu, hingga teknik menulis caption promosi untuk produk maupun layanan.
Sementara itu, Iwan Andryanto, Multimedia Superintendent Harian Kompas, memberikan materi mengenai pembuatan konten foto dan video produk menggunakan smartphone. Peserta mempelajari teknik dasar fotografi produk, pengambilan gambar dan video dengan pencahayaan serta komposisi yang tepat, pembuatan desain konten sederhana, hingga proses pengeditan foto dan video menggunakan aplikasi di smartphone.
Program Jurnalis Mengajar menggunakan pendekatan belajar sambil praktik atau learn & do. Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi langsung mencoba membuat konten menggunakan produk masing-masing. Peserta didorong untuk bereksperimen sehingga hasil pelatihan dapat diterapkan dalam aktivitas pemasaran usaha sehari-hari.
Sebagai dukungan lanjutan, seluruh peserta mendapatkan perangkat pendukung kreasi konten digital serta akses berlangganan Kompas.id selama tiga bulan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan sekaligus mengembangkan strategi komunikasi digital secara lebih konsisten.
Pelatihan ini menjadi bagian dari pembinaan Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra yang bertumpu pada tiga key drivers, yakni penguatan mentalitas dasar atau basic mentality, peningkatan mutu, efisiensi biaya dan ketepatan waktu pengiriman melalui Quality, Cost, Delivery (QCD), serta fasilitasi akses pasar.
Melalui pembinaan tersebut, UMKM yang telah memiliki mentalitas dasar dan menunjukkan perkembangan dalam aspek QCD diharapkan lebih siap ketika mendapatkan fasilitasi akses pasar. Kemampuan memanfaatkan media digital yang diperoleh melalui program Jurnalis Mengajar kemudian menjadi tambahan kapasitas untuk membantu produk UMKM binaan dikenal lebih luas dan membuka peluang menjangkau pasar yang lebih besar.
Program tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan Astra menuju usia 70 tahun dengan membawa tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”. Sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa, perusahaan terus mengembangkan berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pengembangan usaha di sektor riil, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kontribusi sosial berkelanjutan.
Saat ini, keberadaan Astra disebut telah menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang menjangkau lebih dari 16 juta orang, termasuk tenaga kerja dan keluarganya serta pelanggan, dan lebih dari 3 juta penerima manfaat melalui Desa Sejahtera Astra.
Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha. Kolaborasi melalui Program Jurnalis Mengajar menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kemampuan UMKM binaan dalam memanfaatkan media digital, sehingga produk yang mereka hasilkan memiliki peluang lebih besar untuk dikenal dan menjangkau konsumen di pasar yang semakin luas.
