![]() |
| DAD Pontianak Ajak Warga Ramaikan Panggung Budaya Dayak |
PONTIANAK, KP – Ajang Artis Dayak Generation (ADG) 5 Kalimantan Barat memasuki babak final. Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak Yohanes Nenes mengucapkan selamat kepada seluruh finalis yang berhasil melaju ke tahap akhir sekaligus mengajak masyarakat turut memeriahkan rangkaian Final and Concert ADG 5.
Final and Concert ADG 5 dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Oktober 2026 di Rumah Radakng Pontianak. Kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas sekaligus memperkenalkan serta melestarikan seni dan budaya Dayak.
“Saya, Yohanes Nenes, Ketua Dewan Adat Dayak Kota Pontianak, mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh finalis Artis Dayak Generation atau ADG 5 Kalimantan Barat yang telah berhasil lolos ke babak final,” kata Yohanes dalam pesannya, Jumat (3/10).
Menurut Yohanes, keberhasilan para peserta mencapai babak final merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Ia meminta seluruh finalis menampilkan kemampuan terbaik dan tetap menjunjung sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Perjuangan kalian telah sampai pada tahap yang membanggakan. Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan panggung ADG 5 sebagai wadah untuk berkarya, berprestasi, serta mengharumkan seni dan budaya Dayak,” ujarnya.
Yohanes juga mengajak masyarakat Kalimantan Barat, khususnya para pecinta seni dan budaya Dayak, untuk hadir langsung menyaksikan rangkaian Final and Concert ADG 5 di Rumah Radakng Pontianak.
“Jadikan momen ini sebagai pesta seni, budaya, dan kreativitas yang meriah, damai, dan penuh kekeluargaan,” tuturnya.
Rangkaian Final and Concert ADG 5 direncanakan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan atau Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan. Kehadiran pimpinan daerah diharapkan semakin menambah semarak penyelenggaraan ajang yang menjadi wadah pengembangan talenta seni dan budaya Dayak di Kalimantan Barat.
Selain menjadi panggung kompetisi dan hiburan, Yohanes mengingatkan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pengunjung juga diminta menjaga kebersihan, saling menghormati, serta mengikuti arahan panitia dan petugas keamanan.
“Jaga barang berharga dan hindari tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan bersama. Mari kita bersama-sama menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” kata Yohanes.
Ia menegaskan, ADG 5 diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi bagi para peserta, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan sekaligus wadah untuk menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap seni dan budaya Dayak.
“ADG 5 bukan hanya panggung kompetisi, tetapi juga panggung kebersamaan, kebanggaan, dan pelestarian seni serta budaya Dayak,” pungkasnya.(*/Red)
