Karhutla Ancam Permukiman, Polres Kubu Raya Perketat Patroli Malam

Polres Kubu Raya Perketat Patroli Malam

KUBU RAYA, KP – Ancaman kebakaran hutan dan lahan tidak berhenti ketika malam tiba. Untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah munculnya kembali titik api, Polres Kubu Raya melalui Tim Operasi Aman Nusa II mengintensifkan patroli malam di sejumlah kawasan rawan karhutla.

Patroli dilakukan di antaranya di kawasan Jalan Angkasa Pura dan Dusun Sidomulyo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Sebanyak 12 personel diterjunkan dengan menggunakan tujuh kendaraan roda dua serta dilengkapi peralatan pemadaman, mulai dari mesin Robin, rol selang, selang hisap hingga nozel.

Dalam kondisi malam yang gelap dan diselimuti asap tebal, personel menyisir sejumlah lokasi yang sebelumnya dilanda kebakaran. Beberapa bagian lahan masih harus menjalani proses pendinginan guna memastikan bara api tidak kembali menyala dan memicu kebakaran baru.

Komunikasi antarpersonel terus dilakukan melalui radio komunikasi untuk memantau perkembangan kondisi di sejumlah titik. Patroli malam tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan karhutla tidak berhenti setelah api di permukaan terlihat padam.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, personel Operasi Aman Nusa II disiagakan untuk melakukan pemantauan hingga malam hari, terutama di lokasi yang masih memiliki potensi kembali terbakar.

“Patroli dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah munculnya titik api baru,” kata Ade, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, pengawasan diperketat terutama pada kawasan lahan yang berada di sekitar permukiman warga, sekolah, perkantoran, hingga kawasan Bandara Internasional Supadio. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak karhutla yang dapat mengancam keselamatan masyarakat serta mengganggu aktivitas publik.

Selain melakukan patroli dan pemantauan, personel juga mendatangi masyarakat secara langsung untuk mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun mengetahui adanya dugaan pembakaran hutan dan lahan kepada kepolisian melalui layanan Call Center 110 atau kepada stakeholder terkait.

Penanganan karhutla di Kubu Raya juga dibarengi dengan upaya membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih. Polres Kubu Raya mendistribusikan air bersih siap konsumsi menggunakan kendaraan AWC Sat Sabhara kepada warga yang membutuhkan.

Kapolres Kubu Raya menegaskan, penanganan karhutla dan persoalan krisis air bersih membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah, relawan hingga masyarakat.

“Kami berharap kehadiran Polri bersama stakeholder terkait dan relawan di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat dalam menangani karhutla sekaligus membantu warga yang menghadapi krisis air bersih,” ujarnya.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال