Kabut Asap Mengubah Ritme Lifestyle Masyarakat Urban Pontianak

Tugu Digulis yang merupakan salah satu icon di Kota Pontianak tertutup asap, Sumber : Istime

PONTIANAK, KP – Kabut asap yang menyelimuti Kota Pontianak dan sejumlah wilayah di Kalimantan Barat tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat di luar ruangan, tetapi juga mulai mengubah pola hidup dan kebiasaan warga urban. Mobilitas, pilihan tempat beraktivitas, hingga cara masyarakat memanfaatkan teknologi menjadi bagian dari penyesuaian yang dilakukan untuk tetap menjalankan rutinitas di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk.

Bagi masyarakat urban di Pontianak, aktivitas luar ruang yang sebelumnya menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari kini mulai dibatasi. Kegiatan olahraga, berkumpul di ruang terbuka, hingga perjalanan dengan kendaraan roda dua membutuhkan perhatian lebih terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan.

Situasi tersebut mendorong masyarakat untuk semakin selektif dalam menentukan aktivitas harian. Ruang-ruang tertutup seperti pusat perbelanjaan, kafe, tempat hiburan, dan berbagai fasilitas indoor menjadi alternatif bagi warga yang ingin tetap beraktivitas tanpa terlalu lama terpapar udara luar.

Influencer asal Kota Pontianak, Siti Mustiani, mengatakan kondisi kabut asap turut memengaruhi pola aktivitas masyarakat, khususnya kalangan muda dan masyarakat urban yang selama ini memiliki mobilitas cukup tinggi. Menurutnya, perubahan paling terasa adalah semakin banyak masyarakat yang memilih mengurangi aktivitas di luar ruangan dan lebih mempertimbangkan faktor kesehatan.

“Kalau kondisi asap cukup tebal, tentu aktivitas di luar ruangan jadi lebih terbatas. Sekarang Saya lebih memilih untuk melihat kondisi terlebih dahulu sebelum keluar rumah. Kesehatan menjadi pertimbangan utama, terutama bagi yang memang punya aktivitas dan mobilitas tinggi setiap hari,” ujar Siti Mustiani.

Kondisi tersebut juga membuat masyarakat semakin kreatif dalam menyesuaikan aktivitas sehari-hari. Berbagai kegiatan yang sebelumnya mengharuskan seseorang berada di luar rumah kini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan ruang digital.

Penggunaan perangkat digital semakin melekat dalam kehidupan masyarakat urban. Telepon pintar, komputer, tablet, perangkat audio, hingga berbagai produk teknologi pendukung aktivitas sehari-hari membantu masyarakat tetap produktif, terhubung, dan mendapatkan akses informasi secara cepat.

Di tengah kondisi kabut asap, kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat juga semakin meningkat. Warga membutuhkan perkembangan terkini mengenai kondisi lingkungan agar dapat menyesuaikan aktivitas, terutama bagi kelompok yang memiliki mobilitas tinggi dan keluarga yang memiliki anak-anak.

Media sosial pun memiliki peran penting dalam penyebaran informasi kepada masyarakat. Namun, derasnya arus informasi juga menuntut masyarakat untuk semakin bijak dan selektif dalam memilih sumber informasi, khususnya terkait kondisi kesehatan, kualitas udara, dan berbagai imbauan aktivitas sehari-hari.

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa lifestyle masyarakat urban tidak hanya berkaitan dengan tren, hiburan, atau gaya hidup modern, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan kondisi lingkungan. Masyarakat kini semakin mempertimbangkan aspek kenyamanan, keamanan, kesehatan, dan efisiensi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pontianak sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan di Kalimantan Barat memiliki karakter masyarakat yang dinamis. Mobilitas tinggi menjadi bagian dari kehidupan kota, sehingga perubahan kondisi lingkungan seperti kabut asap secara langsung memengaruhi kebiasaan masyarakat.

Namun demikian, kondisi tersebut juga mendorong munculnya pola hidup yang lebih adaptif. Aktivitas yang sebelumnya dilakukan secara langsung mulai dapat didukung melalui layanan digital, sementara kebutuhan akan perangkat teknologi yang mampu menunjang produktivitas dan konektivitas semakin relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Perubahan pola kehidupan masyarakat tersebut sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi yang terjadi selama beberapa dekade terakhir. Dalam perjalanan 30 Tahun Erajaya Group, perubahan teknologi telah menghadirkan transformasi besar terhadap cara masyarakat Indonesia berkomunikasi, bekerja, belajar, menikmati hiburan, hingga menjalankan aktivitas sehari-hari.

Erafone menjadi bagian dalam perjalanan 30 tahun Erajaya Group

Perjalanan teknologi yang sebelumnya ditandai dengan penggunaan perangkat komunikasi sederhana kemudian berkembang menuju era telepon seluler, smartphone, internet berkecepatan tinggi, serta ekosistem digital yang semakin terintegrasi. Perangkat yang dahulu hanya digunakan untuk berkomunikasi kini telah berkembang menjadi pusat berbagai aktivitas masyarakat.

Smartphone, misalnya, kini tidak hanya berfungsi untuk melakukan panggilan atau mengirim pesan. Perangkat tersebut telah menjadi sarana untuk bekerja, mengakses informasi, berbelanja, melakukan transaksi digital, menikmati hiburan, membuat konten, hingga mengelola aktivitas sehari-hari.

Dalam tiga dekade perjalanannya, Erajaya Group melalui Erafone dan Urban Republic serta Eraspace turut mengikuti perkembangan dan menghadirkan beragam inovasi teknologi kepada masyarakat Indonesia. Transformasi tersebut mencakup perkembangan perangkat telekomunikasi, smartphone, komputer dan perangkat pendukung produktivitas, perangkat audio, teknologi gaya hidup, hingga ekosistem perangkat pintar yang semakin terhubung.

Perkembangan teknologi juga semakin terasa melalui hadirnya perangkat wearable seperti smartwatch dan perangkat pendukung kebugaran yang membantu masyarakat memantau aktivitas sehari-hari. Selain itu, perangkat audio nirkabel, teknologi rumah pintar, serta berbagai perangkat berbasis Internet of Things atau IoT semakin memperluas cara masyarakat memanfaatkan teknologi dalam kehidupan modern.

Bagi masyarakat urban, perkembangan tersebut menghadirkan perubahan besar dalam menjalankan rutinitas. Aktivitas yang sebelumnya membutuhkan kehadiran secara langsung kini dapat dilakukan secara digital. Rapat kerja dapat dilakukan secara daring, informasi dapat diakses secara real time, transaksi berlangsung tanpa uang tunai, sementara komunikasi dapat tetap terjalin meskipun seseorang berada di lokasi yang berbeda.

Perkembangan teknologi kamera dan perangkat kreatif juga membuka ruang baru bagi lahirnya ekonomi kreator. Masyarakat kini tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga dapat menjadi pembuat konten yang membagikan karya, pengalaman, maupun informasi kepada publik melalui berbagai platform digital.

Bagi Siti Mustiani, perkembangan teknologi memberikan perubahan besar terhadap aktivitas masyarakat khususnya buat dirinya, terutama bagi kalangan yang bekerja dan beraktivitas di industri digital dan kreatif.

Siti Mustiani salah seoranag influncer di Pontianak yang beraktifitas di luar ruangan menggunakan masker karena tebalnya kabut asap, sumber : Instagram Siti Mustiani

“Sekarang teknologi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Bukan hanya untuk komunikasi, tetapi juga untuk bekerja, membuat konten, mencari informasi, dan menjalankan banyak aktivitas. Apalagi ketika aktivitas di luar ruangan terbatas, teknologi sangat membantu saya tetap produktif dan terhubung,” katanya.

Memasuki era teknologi yang semakin maju, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence juga mulai menjadi bagian dari transformasi digital. Teknologi AI membantu mempercepat berbagai proses, mulai dari pengolahan informasi, pekerjaan kreatif, hingga peningkatan produktivitas dalam berbagai sektor.

Transformasi teknologi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini hidup dalam ekosistem yang semakin terkoneksi. Kebutuhan terhadap perangkat tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari sistem digital yang saling terhubung untuk mendukung komunikasi, produktivitas, hiburan, kesehatan, dan gaya hidup.

Semangat inovasi dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan tersebut menjadi bagian dari perjalanan 30 Tahun Erajaya Group. Selama tiga dekade, perkembangan teknologi terus menghadirkan perubahan pada kebutuhan dan perilaku konsumen, dari era perangkat komunikasi konvensional hingga hadirnya ekosistem digital yang semakin canggih dan terintegrasi.

Di tengah kabut asap yang membatasi sejumlah aktivitas luar ruangan, perkembangan teknologi kembali menunjukkan relevansinya dalam kehidupan masyarakat. Masyarakat tetap dapat memperoleh informasi, bekerja, belajar, berkomunikasi, dan menjalankan berbagai aktivitas melalui dukungan perangkat digital.

Perubahan ini sekaligus memperlihatkan bahwa lifestyle modern masyarakat urban bukan lagi semata-mata tentang mengikuti tren. Lebih dari itu, gaya hidup masyarakat kini semakin berkaitan dengan kemampuan beradaptasi, memanfaatkan inovasi, menjaga produktivitas, serta menemukan solusi dalam menghadapi berbagai perubahan kondisi.

Dengan kemampuan beradaptasi yang terus berkembang dan dukungan teknologi yang semakin luas, masyarakat Pontianak diharapkan dapat tetap menjalankan aktivitas secara bijak di tengah kondisi kabut asap. Perhatian terhadap kesehatan, pengurangan aktivitas di luar ruangan saat diperlukan, serta pemanfaatan teknologi secara optimal menjadi bagian dari pola hidup masyarakat urban yang semakin dinamis di era digital.(Rif)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال