Dejan/Apriyani Berjuang di Tengah Kondisi Tak 100 Persen, Tembus Semifinal

Dejan/Apriyani tembus ke semifinal

PONTIANAK, KP – Ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu melanjutkan langkahnya ke semifinal POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah melewati laga sesama wakil Indonesia pada babak perempat final, Jumat (4/9/2026).

Dejan/Apriyani harus kehilangan gim pertama saat menghadapi Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana dengan skor 13-21. Namun, mereka mampu bangkit dan merebut dua gim berikutnya dengan skor 21-17, 21-18 untuk memastikan kemenangan tiga gim.

Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi Dejan karena kondisi fisik mereka tidak sepenuhnya prima. Ia mengaku pertandingan kali ini bukan hanya soal menghadapi pasangan lawan, tetapi juga bagaimana dirinya mampu mengatasi kondisi tubuh dan permainan yang tidak berada pada level terbaik.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa menang lagi. Untuk saya ini membuat terharu karena secara pribadi, tadi saya melawan diri saya sendiri karena kondisi kami juga sudah tidak 100% fit dan secara performa tidak sebaik biasanya. Ada kebanggaan tersendiri,” ujar Dejan.

Menurut Dejan, dari sisi permainan, pertandingan melawan Verrell/Bernadine tidak jauh berbeda dengan pertemuan mereka pada pekan sebelumnya. Kedua pasangan sama-sama berusaha membaca permainan dan mencari strategi yang paling efektif untuk memenangkan pertandingan.

“Sebenarnya dari pertemuan minggu lalu, secara permainan sama saja, semua adu strategi,” katanya.

Perbedaan yang dirasakan lebih banyak berasal dari kondisi fisik masing-masing pasangan. Dejan menilai Verrell/Bernadine memiliki waktu pemulihan lebih panjang karena tidak bertanding sehari sebelumnya. Sebaliknya, Dejan/Apriyani harus melewati pertandingan ketat pada babak sebelumnya yang cukup menguras tenaga.

“Yang berbeda lebih kondisinya, satu hari kemarin mereka tidak main kan, itu lumayan buat istirahat. Sementara kami kemarin match-nya cukup ketat jadi menguras tenaga, menguras fisik. Di awal itu keunggulan mereka,” tutur Dejan.

Situasi tersebut membuat Dejan/Apriyani harus bekerja lebih keras setelah kehilangan gim pertama. Mereka kemudian mampu menjaga permainan pada dua gim berikutnya hingga membalikkan keadaan dan memastikan tiket semifinal.

Apriyani mengatakan persaingan di sektor ganda campuran saat ini berlangsung cukup merata. Karena itu, tidak ada pertandingan yang bisa dianggap mudah, termasuk ketika harus menghadapi rekan sendiri di lapangan.

“Tidak ada yang mudah, semuanya berdasarkan levelnya masing-masing, semuanya rata,” ujar Apriyani.

Menghadapi pasangan Indonesia yang sudah mereka kenal dalam keseharian juga memiliki tantangan tersendiri. Meski begitu, Apriyani menyebut mereka tetap melakukan evaluasi melalui rekaman pertandingan untuk mencari celah dari permainan lawan.

“Memang bedanya kan sama teman sendiri kami sudah tahu setiap hari, walaupun di permainan kami coba untuk evaluasinya dari video-video tapi semua merata,” jelasnya.

Kemenangan ini membawa Dejan/Apriyani semakin dekat dengan gelar POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026. Setelah melewati laga tiga gim dalam kondisi fisik yang tidak sepenuhnya fit, mereka kini harus kembali menjaga kondisi untuk menghadapi pertandingan semifinal.(Rif)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال