141 Personel Gabungan Padamkan Karhutla di Bukit Mungguk Tayan Hilir

Padamkan Karhutla di Bukit Mungguk Tayan Hilir

SANGGAU, KP – Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sanggau terus dilakukan secara terpadu. Sebanyak 141 personel gabungan dari berbagai unsur dikerahkan untuk menangani kebakaran yang terjadi di kawasan Bukit Mungguk Hujan Mas, Dusun Pebauk, Desa Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Sabtu (12/9/2026).

Penanganan karhutla tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Manggala Agni, perusahaan hingga relawan. Sinergi lintas sektor dilakukan untuk mencegah api meluas, mengingat kondisi medan di kawasan perbukitan cukup sulit dijangkau.

Kegiatan pemadaman turut dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Epena, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, Danyonif TP 833/BD Letkol Inf Riska Imron R., Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, serta jajaran pemerintah Kecamatan Tayan Hilir.

Personel gabungan yang diterjunkan berasal dari Yonif TP 833/BD, Koramil Tayan Hilir, Polsek Tayan Hilir, BPBD, Damkar Pemkab Sanggau, KPH dan Manggala Agni, serta sejumlah kelompok pemadam kebakaran dari Balai Karangan, Sosok, Binsika, Pulau dan Bodok, bersama para relawan.

Untuk mendukung proses pemadaman, sejumlah sarana turut dikerahkan ke lokasi. Di antaranya truk tangki Yonif TP 833/BD, armada pemadam kebakaran dari berbagai wilayah, serta truk air bantuan PT Meta dan PT SKR.

Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya mengatakan, seluruh unsur bergerak bersama untuk memastikan kebakaran dapat segera dikendalikan. Sejumlah titik api yang masih dapat dijangkau telah berhasil dipadamkan, meski penanganan di bagian puncak bukit masih menghadapi kendala.

“Kita bersinergi bersama seluruh unsur untuk memastikan kebakaran ini dapat dikendalikan. Titik api yang dapat dijangkau sudah berhasil kita padamkan, namun masih terdapat asap di bagian puncak bukit karena lokasinya cukup jauh dan medan yang terjal sehingga sulit dijangkau,” ujar Dandim.

Menurutnya, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian tim gabungan. Pemantauan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun kemungkinan kebakaran meluas ke kawasan lainnya.

“Medan menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Karena itu, kita mengutamakan keselamatan personel sekaligus melakukan upaya maksimal agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar di kawasan Bukit Mungguk Hujan Mas diperkirakan mencapai sekitar 6,6 hektare. Api di sekitar lokasi utama telah berhasil dikendalikan, namun kepulan asap masih terlihat di bagian puncak bukit yang belum dapat ditangani secara maksimal akibat akses menuju lokasi yang cukup sulit.

Penanganan karhutla di Tayan Hilir tersebut menjadi gambaran pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Dengan keterlibatan berbagai unsur dan dukungan masyarakat, upaya pemadaman serta pencegahan diharapkan dapat terus diperkuat untuk menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Sanggau.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال