Indosat Bukukan Pertumbuhan Double Digit, Trafik Data Kalimantan Naik 27,6 Persen

Trafik Data Kalimantan Naik 27,6 Persen

JAKARTA, KP – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) mencatatkan kinerja positif pada semester pertama 2026. Pendapatan perseroan tumbuh dua digit sebesar 13,1 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp30,7 triliun, sementara EBITDA meningkat 14 persen menjadi Rp14,6 triliun.

Pertumbuhan EBITDA yang lebih cepat dibandingkan pendapatan turut mendorong margin EBITDA mencapai 47,6 persen. Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi dan diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 49,2 persen secara tahunan menjadi Rp3,2 triliun.

Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, disiplin pengelolaan biaya, serta peningkatan efisiensi operasional. Di sisi layanan, trafik data Indosat juga meningkat 19,9 persen YoY, sedangkan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) naik 17,3 persen menjadi Rp46 ribu. Jumlah pelanggan seluler Indosat hingga semester pertama 2026 mencapai 93,4 juta pelanggan.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan capaian tersebut memperkuat strategi transformasi perusahaan dari penyedia layanan konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

"AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami," ujar Vikram.

Indosat terus memperluas pemanfaatan AI dalam berbagai layanan digital. Sejumlah layanan seperti Anti-Spam dan Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, hingga Adobe Express dihadirkan untuk memberikan pengalaman digital yang lebih produktif, kreatif, dan aman bagi pelanggan.

Penguatan bisnis juga dilakukan melalui pengembangan AI Cloud. Pada semester pertama 2026, bisnis tersebut membukukan pendapatan sebesar 33 juta dolar AS, melampaui total pendapatan sepanjang 2025 yang mencapai 28 juta dolar AS. Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan industri terhadap infrastruktur AI yang berdaulat.

Di sektor infrastruktur, Indosat juga memperkuat konektivitas dengan tambahan spektrum 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Penambahan kapasitas tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung pertumbuhan kebutuhan layanan digital berbasis AI, termasuk pengembangan Indosat 5G dan Fixed Wireless Access (FWA).

Kinerja positif juga terlihat di wilayah Kalimantan. Indosat Region Kalimantan mencatat pertumbuhan trafik data sebesar 27,6 persen YoY pada semester pertama 2026. Jumlah pelanggan juga meningkat 2,2 persen YoY pada kuartal II 2026, sehingga Kalimantan menjadi salah satu kontributor terbesar dari sisi pelanggan dan trafik di Circle Kalisumapa.

Untuk mengakomodasi peningkatan aktivitas digital masyarakat, Indosat telah mengoperasikan lebih dari 19.500 BTS 4G dan memperluas jaringan hingga lebih dari 340 BTS 5G pada akhir kuartal II 2026. Penguatan jaringan tersebut turut menghadirkan layanan Indosat 5G di Kota Pontianak.

Kehadiran jaringan 5G di Pontianak ditujukan untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari gaming, streaming, pembuatan konten, produktivitas, hingga pemanfaatan teknologi AI.

Selain memperkuat infrastruktur, Indosat juga mendorong pemanfaatan teknologi secara inklusif melalui program SheHacks 2026 di Singkawang. Program tersebut membekali perempuan pelaku UMKM dengan keterampilan digital dan AI untuk mendukung promosi, pengembangan usaha, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Sementara itu, pertumbuhan trafik data juga terjadi di wilayah lain dalam Circle Kalisumapa. Region Sulawesi mencatat pertumbuhan trafik data 29,5 persen YoY dengan dukungan lebih dari 15.500 BTS 4G dan lebih dari 120 BTS 5G. Adapun Region Maluku-Papua mencatat pertumbuhan trafik data tertinggi sebesar 47,9 persen YoY, disertai pertumbuhan pelanggan sebesar 16 persen YoY pada kuartal II 2026.

Indosat juga terus memperkuat komitmen terhadap aspek lingkungan dan pengembangan sumber daya manusia. Optimalisasi jaringan berbasis AI serta pengelolaan energi yang lebih cerdas telah menurunkan intensitas emisi karbon sebesar 50,89 persen.

Di bidang pengembangan talenta, Indosat menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Wadhwani Foundation dalam berbagai program yang salah satunya menargetkan pengembangan satu juta talenta digital dan 100.000 wirausaha berbasis AI hingga 2029.

Vikram menegaskan, penguatan kapabilitas AI akan menjadi bagian penting dalam fase transformasi berikutnya. Menurutnya, investasi pada infrastruktur, inovasi, konektivitas, dan talenta menjadi fondasi bagi Indosat untuk membangun ekosistem AI sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال