XLSMART Gandeng Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan Talenta Digital Siap Kerja

Future Ready, Siapkan Talenta Digital Siap Kerja

JAKARTA,KP – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia meluncurkan XLSMART Future Ready, sebuah program pengembangan talenta digital yang dirancang untuk menghubungkan proses pembelajaran hingga peluang kerja nyata. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat lahirnya sumber daya manusia digital yang kompetitif guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Peluncuran Future Ready dilandasi besarnya tantangan pengembangan tenaga kerja di era transformasi digital. Indonesia saat ini menikmati bonus demografi dengan sekitar 68 persen penduduk berada pada usia produktif. Namun, kesiapan kompetensi angkatan kerja dinilai masih belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Di sisi lain, permintaan terhadap tenaga kerja yang menguasai kecerdasan buatan (AI), analisis data, cloud computing, keamanan siber, hingga teknologi jaringan terus meningkat.

Berbeda dengan program pelatihan pada umumnya, Future Ready mengusung konsep end-to-end, yakni menghubungkan seluruh proses pengembangan peserta mulai dari pembelajaran digital, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi industri, pendampingan oleh praktisi, program magang, hingga akses terhadap peluang kerja melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri.

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, transformasi dunia kerja membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan.

"Transformasi dunia kerja membutuhkan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi komitmen XLSMART yang menghadirkan Future Ready sebagai program pengembangan talenta digital yang tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap dunia kerja melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri," ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan yang menghubungkan peningkatan kompetensi dengan kebutuhan riil industri merupakan langkah yang tepat untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan saat ini sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di masa mendatang.

Presiden Direktur dan CEO XLSMART, Rajeev Sethi, mengatakan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal.


"Di XLSMART, kami percaya bahwa transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusianya. Investasi pada jaringan digital harus berjalan beriringan dengan investasi pada pengembangan talenta," katanya.

Rajeev menilai Indonesia tidak kekurangan program pelatihan. Yang dibutuhkan saat ini adalah program yang mampu menjembatani proses belajar dengan kesempatan kerja yang nyata.

"Melalui Future Ready, kami menghadirkan ekosistem yang menghubungkan pembelajaran, peningkatan keterampilan, sertifikasi, mentoring, pengalaman magang, hingga akses terhadap peluang kerja dalam satu platform kolaboratif. Kami menargetkan sedikitnya 1.000 talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri," jelasnya.

Program ini menargetkan menjangkau 1 juta talenta muda Indonesia melalui aplikasi Sisternet dan situs Future Ready, menerbitkan 10.000 sertifikat pelatihan, serta membantu sedikitnya 1.000 peserta memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan.

Future Ready juga telah menggandeng sejumlah mitra strategis, di antaranya ZTE dan Eka Tjipta Foundation, sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kolaboratif yang akan terus diperluas.

Director & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi, mengatakan seluruh tahapan dalam Future Ready dirancang berdasarkan kebutuhan nyata industri sehingga peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki jalur karier yang lebih jelas.

"Ke depan, kami akan terus memperluas kolaborasi dengan perusahaan, institusi pendidikan, penyedia teknologi, platform pembelajaran, komunitas, serta mitra rekrutmen agar semakin banyak masyarakat Indonesia memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus memiliki jalur karier yang lebih jelas setelah menyelesaikan program," ujarnya.

Peluncuran Future Ready turut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara XLSMART dan Kementerian Ketenagakerjaan sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dalam pengembangan talenta digital nasional.

Melalui program ini, XLSMART menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan layanan konektivitas yang andal, tetapi juga berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan teknologi secara produktif. Dengan menghubungkan pembelajaran, kompetensi, pengalaman industri, dan akses terhadap dunia kerja dalam satu ekosistem, Future Ready diharapkan dapat mempercepat lahirnya talenta digital Indonesia yang siap bersaing di era ekonomi digital sekaligus mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال