DIB Mengajar Hadirkan Suasana Belajar Inspiratif di Desa Pelapis, Perkuat Semangat Generasi Muda Kayong Utara

Tim CSR PT DIB mendampingi peserta dalam sesi praktik pembelajaran pada kegiatan DIB Mengajar di Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (24/7/2026)

KAYONG UTARA, KP – Suasana belajar di SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata, Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, tampak berbeda pada Jumat (24/7/2026). Melalui program DIB Mengajar, PT Dharma Inti Bersama (DIB) selaku pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif bagi siswa sekaligus pembekalan bagi para guru di wilayah kepulauan.

Kegiatan CSR yang diikuti 40 siswa SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata serta 15 guru dan kepala sekolah dari SD Negeri 02, SD Negeri 07, dan SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata ini menghadirkan dua praktisi pendidikan, yaitu Wahyudi, guru, teacher trainer, penulis, dan content creator pendidikan, serta Umilia Al-Husna, guru Bahasa Indonesia yang fokus pada literasi dan penulisan kreatif.

Kali ini DIB Mengajar memberikan penguatan kapasitas bagi para guru melalui sesi teacher training. Wahyudi membawakan materi public speaking untuk mendukung metode mengajar yang lebih interaktif, sementara Umilia mengajak siswa mengeksplorasi kreativitas melalui kegiatan literasi dan penulisan puisi.

Wahyudi mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti DIB Mengajar di Desa Pelapis. Menurutnya, semangat para guru menjadi hal yang paling menginspirasinya.

"Jujur, perjalanan ini menjadi satu di antara pengalaman yang sangat membekas bagi saya. Datang ke sana membuat saya melihat secara langsung bagaimana potret pendidikan di daerah kepulauan," ujar Wahyudi.

Ia mengapresiasi dedikasi para guru yang tetap menjalankan tugas mendidik meski berada dalam keterbatasan akses dan fasilitas.

Tim CSR PT DIB mendampingi guru dalam sesi praktik penyusunan materi pembelajaran interaktif pada kegiatan DIB Mengajar di SMP Negeri 03 Kepulauan Karimata, Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (24/7/2026).

Sementara itu, Umilia Al-Husna mengungkapkan bahwa pengalaman berbagi ilmu di Desa Pelapis memberikan perspektif baru tentang perjuangan anak-anak memperoleh pendidikan.

"Menjadi bagian dalam program DIB Mengajar ke Pulau Pelapis Kabupaten Kayong Utara merupakan pengalaman yang begitu berarti dan sulit dilupakan. Saya berangkat dengan niat untuk berbagi ilmu, tetapi justru pulang dengan membawa pelajaran yang jauh lebih besar tentang kehidupan, perjuangan, dan arti sebuah kesempatan," ungkapnya.

Kepala SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata, Alber Gardioza, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan DIB Mengajar yang dinilai memberikan warna baru dalam proses pembelajaran di sekolahnya.

"Materi yang disampaikan tidak hanya relevan, tetapi dikemas dengan metode yang kreatif sehingga sangat bermanfaat, baik untuk memperkaya wawasan siswa maupun memberikan inspirasi metode pembelajaran yang segar bagi para guru," ujar Alber.

External Relations Manager KIPP, Sugeng Sulistiyo, mengatakan DIB Mengajar merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan generasi muda Kayong Utara.

"KIPP meyakini bahwa generasi muda adalah fondasi penting bagi masa depan Kayong Utara. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memberikan ruang belajar, peningkatan kapasitas, dan kesempatan berkembang bagi siswa maupun guru. Kami berharap DIB Mengajar dapat menjadi bagian dari perjalanan anak-anak Kayong Utara untuk berani bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik," ujar Sugeng. (*)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال