UI dan BINUS Adu Inovasi untuk Majukan Desa Wisata Kakaskasen Dua di Genera-Z Berbakti 2026

UI dan BINUS Adu Inovasi untuk Majukan Desa Wisata Kakaskasen

JAKARTA,KP – Desa Wisata Kakaskasen Dua di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, menjadi ajang adu gagasan dua perguruan tinggi ternama, Universitas Indonesia (UI) dan BINUS University, dalam program Genera-Z Berbakti 2026. Kedua tim finalis bersaing menghadirkan solusi terbaik untuk mendorong pengembangan desa yang dikenal sebagai salah satu peraih Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 tersebut.

Terletak di antara Gunung Lokon dan Gunung Mahawu, Desa Kakaskasen Dua memiliki daya tarik berupa panorama alam dataran tinggi yang sejuk, wisata religi, sentra budidaya bunga, serta kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat setempat.

Desa ini juga dikenal sebagai pusat bunga yang mendukung penyelenggaraan Tomohon International Flower Festival (TIFF), agenda tahunan bertaraf internasional yang digelar setiap Agustus.

Meski memiliki potensi besar, Desa Kakaskasen Dua masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari penguatan kapasitas digital masyarakat dan pelaku UMKM, pengelolaan wisata berkelanjutan, peningkatan promosi desa wisata, pelestarian budaya dan sejarah lokal, hingga keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa.

Berangkat dari kondisi tersebut, Tim KATALIS dari Universitas Indonesia menawarkan konsep pengembangan pariwisata dan pemberdayaan UMKM yang terintegrasi. Program yang diusung meliputi Artha-Floria, berupa workshop produk eco-print dan kemasan ramah lingkungan, Nature Experience yang fokus pada pengembangan wellness tourism dan peningkatan kapasitas pelaku wisata, serta Cerita Desa Wisata Kakaskasen Dua, sebuah website desa wisata yang dilengkapi fitur peta cerita interaktif.

Sementara itu, Tim AKSARA dari BINUS University mengangkat isu regenerasi budaya, rendahnya nilai ekonomi produk UMKM, dan keterbatasan promosi sebagai fokus program mereka. Solusi yang ditawarkan mencakup Youth Cultural Initiative untuk melibatkan generasi muda dalam pelestarian budaya, Klaster Bersama Matuari sebagai wadah pendampingan UMKM, serta Minaesa Platform, sebuah platform digital yang mengintegrasikan sektor ekonomi dan budaya desa.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan Genera-Z Berbakti menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui inovasi yang aplikatif.

"Genera-Z Berbakti merupakan ruang bagi generasi muda visioner untuk berkolaborasi langsung dengan masyarakat. Kami berharap inovasi yang dibawa tim Universitas Indonesia dan Binus University mampu mengoptimalkan potensi pariwisata alam, ekonomi kreatif, dan kebudayaan di Desa Kakaskasen Dua. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kami dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang kompeten, berintegritas, dan mampu membawa dampak positif bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045," ujar Hera.

Kedua tim kini bersaing memperebutkan kesempatan untuk mengimplementasikan program yang mereka rancang secara langsung di Desa Kakaskasen Dua.

Selain penilaian dari dewan juri, masyarakat juga dapat berpartisipasi menentukan tim favorit melalui voting yang dibuka di akun Instagram resmi BCA hingga 5 Juli 2026. Hasil voting tersebut akan menentukan pemenang kategori Fan Favourite Team dari delapan finalis nasional Genera-Z Berbakti 2026.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال