![]() |
| SPBU Semparuk yang mengalami kebakaran |
SAMBAS,KP – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bergerak cepat menangani kejadian operasional yang melibatkan sebuah kendaraan di area pengisian bahan bakar SPBU 64.794.06 Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (4/6). Penanganan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan sekaligus memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Begitu kejadian terjadi, petugas SPBU langsung melakukan langkah penanganan awal sesuai prosedur keselamatan yang berlaku. Upaya tersebut kemudian dilanjutkan melalui koordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran serta instansi terkait hingga situasi berhasil dikendalikan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan keselamatan masyarakat, pelanggan, dan pekerja menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan insiden operasional.
"Keselamatan masyarakat, pelanggan, dan pekerja menjadi prioritas utama. Petugas di lokasi bergerak cepat melakukan pengamanan area dan penanganan awal sesuai prosedur yang berlaku," ujar Edi.
Pertamina memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, korban yang mengalami luka telah memperoleh penanganan medis. Kondisi di lokasi juga telah terkendali dan berada dalam pengawasan pihak terkait.
Saat ini Pertamina terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, pemadam kebakaran, serta instansi terkait lainnya guna mendukung proses investigasi yang masih berlangsung. Berdasarkan indikasi awal, insiden tersebut diduga berkaitan dengan gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan yang berada di area pengisian bahan bakar. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
"Berdasarkan indikasi awal, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan yang sedang berada di area pengisian. Namun demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi berdasarkan hasil investigasi yang sedang berjalan," lanjut Edi.
Selain mendukung proses investigasi, Pertamina juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas yang terdampak serta menyiapkan langkah-langkah pemulihan operasional sesuai standar keselamatan yang berlaku.
Untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina mengarahkan konsumen ke SPBU terdekat, yakni SPBU 64.791.05 yang berjarak sekitar delapan kilometer dan SPBU 64.791.12 yang berjarak sekitar 12 kilometer dari lokasi SPBU Semparuk. Langkah ini dilakukan agar distribusi BBM kepada masyarakat tidak terganggu selama proses penanganan dan pemulihan berlangsung.
Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk segera memulihkan pelayanan sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
"Keselamatan menjadi prioritas utama Pertamina. Kami juga memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap terjaga selama proses penanganan berlangsung," tutup Edi.
Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait layanan dan distribusi energi dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, melalui surat elektronik pcc135@pertamina.com, maupun media sosial resmi @pertamina135.


