PONTIANAK, KP – Bank Kalbar mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif pada Triwulan I, di tengah kondisi perekonomian yang masih diwarnai berbagai tantangan dan ketidakpastian.
Perseroan mampu menjaga pertumbuhan usaha secara konsisten sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat, sehingga fungsi intermediasi tetap berjalan optimal dalam mendukung perekonomian daerah.
Hingga posisi 31 Maret 2026, sejumlah indikator keuangan Bank Kalbar menunjukkan tren pertumbuhan yang sehat.
Total aset tercatat sebesar Rp26,26 triliun atau tumbuh 5,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp24,97 triliun.
Capaian ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga ekspansi bisnis secara terukur.
Dari sisi penyaluran kredit, Bank Kalbar membukukan realisasi sebesar Rp17,85 triliun, meningkat 6,57 persen dibandingkan posisi 31 Maret 2025 yang sebesar Rp16,75 triliun.
Pertumbuhan ini menunjukkan komitmen perseroan dalam mendukung kebutuhan pembiayaan, baik untuk sektor produktif maupun konsumtif, yang berperan dalam menggerakkan aktivitas ekonomi di Kalimantan Barat.
Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan signifikan. Hingga akhir Triwulan I 2026, DPK mencapai Rp20,22 triliun atau tumbuh 9,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp18,46 triliun.
Peningkatan ini menjadi indikator kuatnya kepercayaan nasabah terhadap kinerja dan layanan Bank Kalbar.
Pada aspek profitabilitas, Bank Kalbar mencatatkan laba sebesar Rp139,14 miliar, tumbuh 2,78 persen secara tahunan.
Kinerja ini memperlihatkan kemampuan perusahaan dalam menjaga stabilitas keuntungan di tengah dinamika ekonomi yang masih fluktuatif.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas bisnis serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Capaian kinerja pada Triwulan I ini menjadi fondasi yang baik untuk melanjutkan pertumbuhan pada periode-periode berikutnya. Kami terus berupaya menjaga kinerja yang sehat, memperkuat fungsi intermediasi, serta memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan para pemangku kepentingan dan kepercayaan masyarakat yang terus terjaga.
Ke depan, Bank Kalbar berkomitmen untuk memperkuat transformasi bisnis, meningkatkan inovasi layanan, serta menjaga tata kelola perusahaan yang baik guna mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(*/Red)


