JAKARTA, KP – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing membuka peluang menjadi penyedia kendaraan operasional untuk proyek Kopersi Desa Merah Putih.
Yamaha menilai lini produknya, mulai dari motor bebek, sport, hingga skuter premium, cocok digunakan untuk mendukung kebutuhan armada operasional koperasi tersebut, terutama karena tingkat kandungan lokal yang tinggi dalam produksi motor di Indonesia.
Manager Public Relation, YRA & Community Yamaha Indonesia, Rifki Maulana, menjelaskan bahwa pihaknya siap ikut serta dalam proses pengadaan selama mekanismenya terbuka dan transparan.
“Kalau memang proses pitching-nya semua itu terbuka, clear, ya why not. Kalau memang terbuka untuk manufaktur atau ATPM untuk join, ya kenapa tidak,” ujarnya saat ditemui wartawan di Jakarta.
Menurut Rifki, Yamaha memiliki beragam pilihan untuk kebutuhan fleet atau armada, yang bisa disesuaikan dengan permintaan koperasi.
“Tergantung dari kebutuhan fleet tersebut, kadang ada yang mintanya sport, kadang yang mintanya premium skuter, dan ada yang mintanya entry level juga. Saat ini yang paling banyak diminati entry level sama moped (bebek),” tambahnya.
Selain itu, Rifki menegaskan Yamaha siap menawarkan harga kompetitif berkat kandungan komponen lokal yang tinggi dalam produksinya.
Hal ini diyakini menjadi keuntungan bagi koperasi dalam memperoleh kendaraan dengan biaya yang efisien namun tetap berkualitas.
Sebelumnya, PT Agrinas Pangan Nusantara telah melakukan pengadaan kendaraan roda empat dan sepeda motor roda tiga untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih, dengan total mencapai ratusan ribu unit.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyatakan pihaknya sempat menghubungi seluruh produsen motor roda tiga lokal di Indonesia, namun tingginya permintaan membuat kapasitas produksi dalam negeri kewalahan.
“Viar, Kaisar, terus Ace, di depan ada TVS, mereka juga tidak mampu produksi yang banyak. Sisanya kita pesannya dari luar, kita impor terpaksa, karena mereka sudah tidak mampu lagi,” jelas Joao.
Dengan kesiapan Yamaha dan dukungan industri lokal lainnya, diharapkan kebutuhan kendaraan operasional untuk koperasi desa dapat terpenuhi, sehingga proyek ini bisa berjalan optimal dengan armada yang andal dan efisien.(*/Red)


