UNIQLO Donasikan Lebih dari 1 Juta Pakaian HEATTECH untuk Pengungsi dan Kelompok Rentan Dunia

1 Juta Pakaian HEATTECH untuk Pengungsi dan Kelompok Rentan Dunia


JAKARTA, KP - Perusahaan ritel pakaian global asal Jepang, UNIQLO, kembali menyalurkan lebih dari satu juta item pakaian termal HEATTECH pada 2025 kepada pengungsi, korban bencana, serta masyarakat rentan di berbagai negara. Program ini merupakan bagian dari inisiatif kemanusiaan “The Heart of LifeWear”.

Inisiatif tersebut pertama kali diluncurkan pada musim dingin 2024 dengan target donasi satu juta pakaian baru HEATTECH untuk membantu masyarakat yang menghadapi kondisi sulit di berbagai belahan dunia. Pada tahun kedua pelaksanaannya, jumlah donasi kembali mencapai lebih dari satu juta item yang disalurkan ke 28 negara dan wilayah.

Senior Group Executive Officer Fast Retailing Co., Ltd., perusahaan induk UNIQLO, Koji Yanai mengatakan, program tersebut dapat berjalan berkat dukungan berbagai pihak, termasuk UNHCR, organisasi nonpemerintah internasional, serta mitra bisnis dan karyawan perusahaan.

“Pada musim Fall/Winter 2025, yang merupakan tahun kedua dari program The Heart of LifeWear, kami menyumbangkan lebih dari satu juta item HEATTECH di berbagai wilayah di dunia berkat kerja sama UNHCR, LSM internasional, Toray Industries, serta para mitra bisnis dan pihak yang mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, masih banyak masyarakat di berbagai wilayah dunia yang membutuhkan bantuan mendesak, termasuk di Suriah yang tengah menghadapi kondisi kemanusiaan yang kompleks.

“Dengan dukungan semua pihak, kami akan terus menghadirkan lebih banyak produk UNIQLO LifeWear kepada masyarakat yang membutuhkan pakaian serta menjalankan kegiatan yang mendukung martabat manusia dan kemampuan mereka untuk menjalani kehidupan,” tambahnya.

Salah satu fokus utama program donasi tersebut adalah Suriah. Melalui kerja sama dengan UNHCR, UNIQLO menyalurkan sekitar 500.000 item HEATTECH kepada para pengungsi yang kembali ke negara tersebut.

Menurut data UNHCR, sejak runtuhnya rezim Assad pada Desember 2024, sekitar 1,35 juta pengungsi telah kembali ke Suriah hingga Januari 2026. Banyak wilayah di negara tersebut mengalami suhu mendekati titik beku, sehingga para pengungsi menghadapi risiko tinggi akibat cuaca dingin ekstrem.

Selain di Suriah, UNIQLO juga menyalurkan lebih dari 500.000 pakaian lainnya untuk berbagai program bantuan di seluruh dunia, termasuk bagi korban bencana, tunawisma, masyarakat kurang mampu, serta anak-anak dalam kondisi sosial yang kurang beruntung.

Di Jepang sendiri, sekitar 100.000 produk HEATTECH disalurkan kepada panti anak, keluarga yang memiliki anak dengan penyakit serius, penyandang disabilitas, serta korban bencana, termasuk masyarakat yang terdampak gempa Semenanjung Noto 2024.

Kegiatan sosial tersebut juga melibatkan sejumlah tokoh publik, termasuk Global Brand Ambassador UNIQLO seperti Shingo Kunieda, Kei Nishikori, dan Ayumu Hirano yang turut mengunjungi panti asuhan dan fasilitas kesejahteraan sosial untuk membagikan pakaian HEATTECH.

Secara keseluruhan, program donasi ini menjangkau berbagai wilayah dunia, termasuk Asia, Eropa, Amerika Utara, hingga Australia. Di Asia Tenggara misalnya, bantuan disalurkan ke beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Indonesia yang masing-masing menerima ribuan item pakaian untuk masyarakat rentan.

Inisiatif “The Heart of LifeWear” merupakan bagian dari komitmen UNIQLO dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui produk pakaian fungsional yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan hidup masyarakat di berbagai kondisi.

Selain program donasi, Fast Retailing juga telah menjalin kemitraan global dengan UNHCR sejak 2011 untuk memberikan dukungan lebih luas bagi pengungsi, termasuk bantuan pakaian, program kemandirian, hingga kesempatan kerja bagi pengungsi di toko UNIQLO di berbagai negara.(*/Red)

Kapuas Post

Kapuas Post merupakan media lokal Kalimantan Barat yang mencoba eksis kembali menjadi media online

Lebih baru Lebih lama

ads

Pasang Iklan Kapuas Post

ads

نموذج الاتصال