PONTIANAK, KP - Di bulan Ramadan, koneksi tak lagi sekadar soal kekuatan sinyal, melainkan penghubung silaturahmi, penenang perjalanan, sekaligus jembatan kebersamaan. Memahami momen krusial tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) memastikan layanan jaringan di Pontianak tetap aman dan stabil sepanjang Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Komitmen tersebut dibarengi dengan program sosial Surau Berdaya sebagai bagian dari kampanye nasional #LebihBaikIndosat.
Sebagai bentuk transparansi sekaligus uji performa di lapangan, Indosat menggelar Network Experience Drive bersama Sahabat Media. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung terkait kualitas jaringan di berbagai titik mobilitas tinggi di Pontianak, mulai dari pusat perbelanjaan, rumah ibadah, hingga jalur utama aktivitas masyarakat. Momentum ini menjadi penegasan kesiapan operator dalam menjaga stabilitas layanan pada periode dengan lonjakan trafik tertinggi.
Ramadan dikenal sebagai fase dengan peningkatan konsumsi data yang signifikan, terutama menjelang waktu berbuka hingga malam hari. Aktivitas seperti video call, streaming, penggunaan media sosial, transaksi digital, hingga akses layanan keagamaan mengalami lonjakan serentak. Untuk mengantisipasi beban tersebut, Indosat melakukan penguatan kapasitas jaringan dan optimalisasi berbasis analisis trafik menggunakan kecerdasan artifisial (AI) secara real-time.
Yogo Pandego Bagus Widodo, Acting Head of Circle Kalisumapa, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis data menjadi kunci menjaga kualitas layanan selama periode puncak trafik.
“Di momen Ramadan, masyarakat mengandalkan koneksi untuk menjaga silaturahmi dan menjalankan aktivitas digital sehari-hari. Melalui analisis trafik berbasis AI, kami dapat memantau pergerakan beban jaringan secara lebih akurat dan real-time, sehingga penguatan kapasitas dapat dilakukan tepat di titik yang dibutuhkan. Di Pontianak, kami telah memperkuat 181 BTS dan secara keseluruhan 5.135 BTS di Kalimantan. BTS bergerak juga kami kerahkan di area dengan mobilitas tinggi untuk memastikan koneksi tetap stabil, bahkan saat trafik meningkat signifikan,” ujarnya.
Secara operasional, kesiapan Ramadan dan Lebaran dilakukan melalui monitoring jaringan selama 24 jam penuh, penguatan kapasitas di site prioritas dan jalur mobilitas masyarakat, pengerahan BTS bergerak di titik rawan lonjakan trafik, serta optimalisasi berbasis analisis data AI guna menjaga stabilitas dan kecepatan akses.
Langkah ini memastikan masyarakat tetap dapat melakukan panggilan, berkirim pesan, bertransaksi digital, hingga mengakses layanan daring tanpa hambatan.
![]() |
| Surau berdaya Indosat |
Tak berhenti pada aspek teknis, Indosat juga memperluas makna konektivitas melalui program Surau Berdaya yang di Pontianak dilaksanakan di Masjid Al-Musyawarah, Jalan Adisucipto. Program ini menjadi bagian dari pilar kepedulian sosial perusahaan dengan menghadirkan dukungan fasilitas serta penguatan aktivitas produktif masyarakat di sekitar rumah ibadah.
Melalui inisiatif tersebut, Indosat ingin memastikan kehadiran jaringan yang kuat tidak hanya menghadirkan pengalaman digital yang lancar, tetapi juga memperkuat ruang komunitas dan kebersamaan selama Ramadan.
Dengan kesiapan jaringan berbasis AI dan inisiatif sosial berkelanjutan, Indosat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang relevan, andal, dan bermakna—agar Ramadan dapat dijalani dengan tenang, tanpa drama.(*/Red)



