![]() |
| Babinsa Kelurahan Kuala Koramil 1202-01/Singkawang Barat gunakan mesin untuk panen padi |
SINGKAWANG — Upaya modernisasi pertanian di Kota Singkawang terus menunjukkan perkembangan positif. Babinsa Kelurahan Kuala Koramil 1202-01/Singkawang Barat, Serda Tomi, bersama Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melakukan pendampingan panen padi menggunakan mesin Combine Harvester di lahan Kelompok Tani Pandan Sari, Minggu (8/3/2026).
Pendampingan tersebut merupakan bagian dari dukungan Kodim 1202/Singkawang dalam memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan efisiensi proses panen dan pascapanen di tingkat petani.
Penggunaan mesin Combine Harvester menjadi salah satu inovasi yang diterapkan dalam panen di lahan yang berlokasi di Jalan Kelapa Dua, Singkawang Barat. Alat ini mampu melakukan tiga proses sekaligus, yaitu memotong, merontokkan, dan menampi padi dalam satu rangkaian kerja.
Serda Tomi mengatakan kehadiran Babinsa di tengah petani bertujuan memastikan penggunaan teknologi pertanian dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas.
“Kami hadir untuk memastikan petani mampu memaksimalkan teknologi ini. Dengan mesin, proses panen jauh lebih cepat dan kehilangan hasil (losses) bisa ditekan seminimal mungkin dibandingkan metode manual,” ujarnya.
Dari lahan seluas sekitar 1,5 hektare, kelompok tani berhasil memanen sekitar 4,5 ton gabah. Kapasitas kerja mesin yang dapat menjangkau hingga 4 hektare per hari dinilai mampu mempercepat proses panen sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani.
Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Singkawang Barat, Sumiyati, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara penyuluh pertanian dan Babinsa dalam mendampingi petani di lapangan.
Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya membantu kelancaran kegiatan pertanian, tetapi juga memberikan motivasi kepada petani untuk lebih terbuka terhadap pemanfaatan teknologi pertanian.
“Sinergi ini penting. Babinsa tidak hanya mengawal keamanan, tapi juga memotivasi petani agar melek teknologi demi meningkatkan kesejahteraan mereka sendiri,” ungkap Sumiyati.
Melalui pendampingan tersebut diharapkan kerja sama antara TNI dan masyarakat semakin kuat serta mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian dalam mendukung tercapainya swasembada pangan di wilayah Singkawang.(*/Red)


