JAKARTA, KP - Yamaha Motor kembali menyegarkan lini motor bebek bergaya petualang melalui kehadiran Yamaha PG-1 model 2026 di Malaysia. Penyegaran kali ini difokuskan pada tampilan dengan dua pilihan warna baru tanpa adanya penyesuaian harga jual.
Yamaha PG-1 tetap dipasarkan dengan banderol setara Rp29,8 juta, sama seperti harga yang ditetapkan sejak 2024.
Dua warna anyar yang diperkenalkan adalah Classic Black dan Sky Blue, memberikan sentuhan lebih segar pada karakter desain PG-1 yang memadukan nuansa klasik dan modern dalam balutan tampilan sederhana namun fungsional.
Menariknya, setiap pembelian PG-1 juga dilengkapi bonus kunci cakram rem original Yamaha, menambah nilai lebih bagi konsumen di segmen entry level.
Dari sisi teknis, tidak ada perubahan pada sektor dapur pacu. PG-1 masih mengandalkan mesin 114 cc satu silinder berpendingin udara yang telah dibekali sistem injeksi bahan bakar elektronik (EFI). Tenaga disalurkan melalui transmisi empat percepatan dengan kopling sentrifugal. Mesin t
ersebut menghasilkan tenaga 9,0 PS pada 7.000 rpm dan torsi puncak 9,5 Nm pada 5.500 rpm, konfigurasi yang cukup untuk kebutuhan mobilitas harian maupun jalur ringan.
Konstruksi kaki-kakinya menggunakan velg jari-jari 16 inci dengan ban tubeless berukuran 90/100 di depan dan belakang.
![]() |
| Tampilan lebih segar, sumber : Yamaha |
Sistem pengereman mengandalkan cakram hidrolik tunggal di roda depan serta rem tromol mekanis di roda belakang. Fitur ABS memang belum tersedia, selaras dengan positioning PG-1 sebagai motor sederhana dengan harga terjangkau.
Untuk menunjang ergonomi dan fleksibilitas kustomisasi, motor ini dibekali jok terpisah antara pengendara dan penumpang dengan tinggi jok 795 mm.
Suspensi depan menggunakan garpu teleskopik, sedangkan bagian belakang mengandalkan peredam kejut ganda dengan pengaturan preload.
Bobotnya yang hanya 107 kg membuat PG-1 tergolong ringan dan mudah dikendalikan. Tangki bahan bakar berkapasitas 5,1 liter, sementara panel instrumen masih mengusung model analog.
Fitur praktis seperti starter elektrik dan standar tengah tetap dipertahankan, menegaskan karakter motor yang simpel dan fungsional untuk penggunaan sehari-hari.
Dengan penyegaran tampilan namun spesifikasi teknis yang tetap, PG-1 mempertahankan daya tariknya sebagai motor bebek bergaya petualang yang unik di kelasnya.
Kapan motor ini masuk ke Indonesia? (*/Red)



