JAKARTA, KP – Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra dalam beberapa pekan terakhir menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Ribuan keluarga menghadapi kerusakan tempat tinggal, kesulitan memperoleh kebutuhan dasar, serta terganggunya aktivitas harian. Melihat kondisi tersebut, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bergerak menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) bekerja sama dengan mitra lembaga non-pemerintah. Bantuan logistik ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di daerah terdampak serta membantu mereka menjalani masa tanggap darurat dengan lebih baik.
Langkah ini menjadi wujud kepedulian MMKSI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi penuh ketidakpastian. Presiden Direktur MMKSI, Atsushi Kurita, menyampaikan empatinya kepada para korban. “Dalam beberapa minggu terakhir, kami mendengar begitu banyak cerita dari Sumatra, tentang keluarga yang harus meninggalkan rumah mereka, tentang barang-barang yang hilang tersapu banjir bandang, dan tentang hari-hari panjang yang penuh ketidakpastian. Di tengah semua itu, hati kami benar-benar terpaut pada para pelanggan dan masyarakat yang sedang berjuang memulihkan hidup mereka. Kami berharap seluruh warga diberi kekuatan untuk melewati masa ini dan segera menemukan kembali rasa aman serta ketenangan setelah musibah yang begitu berat,” ujar Kurita.
Selain bantuan logistik, MMKSI juga menyiapkan langkah lanjutan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang kendaraan Mitsubishi-nya terdampak banjir bandang. Melalui program khusus bertajuk “Mitsubishi Motors Peduli Banjir Sumatra”, perusahaan menyediakan layanan pemulihan kendaraan yang berlangsung selama 1–31 Desember 2025. Program ini dapat diakses di seluruh jaringan diler resmi Mitsubishi Motors di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, termasuk fasilitas Authorized Bodi & Cat di Medan.
Kurita menegaskan bahwa pemilik kendaraan tidak perlu menghadapi situasi ini sendirian. Ia menyampaikan bahwa kendaraan sering kali menjadi penopang aktivitas keluarga dan pekerjaan, sehingga dampak banjir terhadap kendaraan dapat memperberat kondisi yang sudah sulit. “Melalui Mitsubishi Motors Peduli Banjir Sumatra, kami ingin memastikan para pelanggan tidak harus menghadapi pemulihan ini sendirian. Dukungan yang kami berikan bukan hanya soal layanan, tetapi bentuk kepedulian kami sebagai sesama manusia dan sebagai partner dalam perjalanan mereka. Selama 55 tahun, Mitsubishi Motors telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Dan sesuai semangat Empowering Every Journey, kami percaya bahwa setiap perjalanan, termasuk saat bangkit dari sebuah bencana, adalah perjalanan yang kami tempuh bersama para pelanggan kami,” tambahnya.
Sebagai bagian dari program ini, MMKSI memberikan berbagai manfaat yang mencakup diskon suku cadang, oli mesin, dan oli transmisi hingga 30 persen atau maksimal Rp5 juta, serta layanan general checkup kendaraan tanpa biaya. Untuk perbaikan di fasilitas bodi dan cat, pelanggan non-asuransi memperoleh diskon penggantian suku cadang hingga batas nominal yang sama, sementara pelanggan yang menggunakan layanan asuransi mendapat tunjangan klaim senilai Rp300 ribu. Perusahaan juga menyediakan layanan towing gratis hingga Rp1,5 juta untuk memastikan kendaraan dapat segera dibawa ke diler resmi terdekat. Seluruh manfaat ini berlaku untuk semua model kendaraan Mitsubishi yang beredar di Indonesia.
Guna mempermudah akses pelanggan, MMKSI memastikan jaringan dilernya di wilayah terdampak siap memberikan layanan, termasuk di Banda Aceh, Nagan Raya, Medan, Binjai, Pematang Siantar, hingga Padang dan Solok. Pelanggan dapat langsung menghubungi diler terdekat ataupun mengakses layanan Mitsubishi Motors Customer Care di 0804-1-300-300 untuk informasi lebih lanjut.
Melalui rangkaian bantuan ini, MMKSI menegaskan komitmennya untuk selalu hadir mendampingi masyarakat Indonesia, baik dalam kondisi normal maupun dalam situasi darurat. Perusahaan berharap dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban warga di Sumatra serta mempercepat pemulihan mereka setelah bencana banjir bandang yang terjadi.(*/Red)

