KUBU RAYA, KP – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi perpisahan dari Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, F. Willem Saija, S.H., M.H., di Makodam XII/Tpr, Kubu Raya, pada Selasa (9/12/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Koridor Kehormatan Makodam XII/Tpr tersebut diwarnai suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pangdam XII/Tpr menyambut langsung kedatangan Willem Saija beserta rombongan dengan didampingi sejumlah Pejabat Utama Kodam XII/Tpr.
Kunjungan ini menjadi momen penting mengingat Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak tersebut akan segera mengakhiri masa tugasnya di Kalimantan Barat. Ia diketahui akan menempati jabatan baru di tingkat nasional setelah terpilih sebagai salah satu Anggota Komisi Yudisial Republik Indonesia untuk periode 2025–2030.
Pergantian tugas ini tidak hanya menjadi tonggak baru dalam perjalanan kariernya, tetapi juga membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kalimantan Barat.
Pangdam XII/Tpr menyampaikan apresiasi atas dedikasi Willem Saija selama memimpin Pengadilan Tinggi Pontianak.
“Kami menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas amanah baru yang akan diemban oleh Bapak Willem Saija sebagai Anggota Komisi Yudisial RI. Ini merupakan kebanggaan bagi Kalimantan Barat,” ujar Mayjen TNI Jamallulael.
Beliau juga berharap hubungan dan koordinasi antara Kodam XII/Tpr dan Pengadilan Tinggi Pontianak yang selama ini berjalan baik dapat terus terjaga di bawah kepemimpinan yang baru.
Menurut Pangdam, sinergi antar-institusi merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung penegakan hukum di wilayah Kalimantan Barat.
Pertemuan silaturahmi tersebut diakhiri dengan suasana penuh keakraban. Kedua pihak saling menyampaikan doa dan harapan agar masing-masing dapat menjalankan tugas baru maupun tugas berikutnya dengan sukses dan penuh amanah.
Momen perpisahan ini menegaskan kuatnya hubungan kerja sama antara Kodam XII/Tpr dan Pengadilan Tinggi Pontianak, sekaligus menandai langkah baru bagi Willem Saija dalam panggilan tugasnya di tingkat nasional.(*/Red)

