JAKARTA, KP – Akhir tahun kerap hadir dengan beragam rasa yang saling bersilangan. Setelah melalui rutinitas panjang, banyak orang merasakan kelegaan sekaligus kelelahan, disertai kebutuhan untuk berhenti sejenak sebelum melangkah ke fase berikutnya. Di tengah transisi tersebut, momen liburan menjadi ruang penting untuk memperlambat ritme, mengisi ulang energi, dan kembali terhubung dengan diri sendiri melalui aktivitas yang sederhana namun bermakna.
Tidak selalu harus dirayakan dengan agenda besar, akhir tahun justru bisa terasa lebih personal ketika diisi dengan hal-hal yang dekat dengan keseharian. Meluangkan waktu untuk diri sendiri menjadi salah satu cara paling esensial untuk menutup tahun dengan tenang. Berjalan santai, menikmati minuman hangat, membaca buku yang tertunda, menulis jurnal refleksi, bermeditasi, atau sekadar menjalani waktu tanpa rencana khusus dapat menjadi bentuk kehadiran penuh terhadap diri sendiri. Memberi ruang semacam ini bukanlah bentuk menjauh, melainkan upaya untuk kembali hadir secara utuh.
Di sisi lain, kebersamaan juga kerap menjadi sumber kehangatan tersendiri. Berkumpul dengan orang-orang terdekat, berbagi cerita ringan, atau melakukan aktivitas sederhana bersama sering kali justru menghadirkan momen paling berkesan. Dalam suasana liburan, kehadiran dan perhatian penuh menjadi nilai yang jauh lebih berarti dibandingkan perayaan yang rumit.
Menjaga rutinitas kecil yang memberi rasa nyaman juga dapat menjadi bagian dari self-care di tengah euforia akhir tahun. Aktivitas sehari-hari yang familiar, seperti mengenakan pakaian nyaman, berjalan santai di sekitar lingkungan rumah, atau menikmati suasana rumah yang tenang, membantu menciptakan rasa stabil dan aman. Dari kenyamanan inilah, momen liburan dapat dinikmati dengan lebih utuh.
Musik pun memiliki peran tersendiri dalam membantu melepaskan emosi dan menenangkan pikiran. Bernyanyi atau mendengarkan lagu favorit kerap menjadi sarana sederhana untuk mengekspresikan perasaan yang mungkin terpendam sepanjang tahun. Semangat bernyanyi sebagai bentuk pelepasan emosi dan kebersamaan ini tercermin dalam acara UNIQLO Holiday Jukebox, sebuah intimate music gathering yang digelar UNIQLO Indonesia bersama grup musik RAN di Teater Salihara, Jakarta, pada Jumat, 19 Desember 2025.
Dirancang sebagai pertunjukan musik kolektif, acara tersebut menghadirkan pengalaman yang personal dan inklusif. Sebelum sesi utama dimulai, para peserta menikmati rangkaian aktivitas ringan seperti mengabadikan momen di area foto, memilih lagu favorit melalui jukebox interaktif, hingga menikmati minuman cokelat hangat. Para peserta juga mengenakan T-shirt UNIQLO yang dapat langsung dipakai, sehingga menjadi bagian dari pengalaman bersama sepanjang acara.
Tidak sekadar menjadi penonton, para peserta turut terlibat aktif melalui sesi sing together dan interaksi langsung di atas panggung akustik. Dipandu oleh RAN, yang dikenal dengan energi positif dan lagu-lagu yang dekat dengan keseharian seperti Pandangan Pertama, Dekat di Hati, dan Selamat Pagi, momen bernyanyi bersama ini menghadirkan ruang untuk melambat, berbagi ritme yang sama, dan menikmati akhir tahun dengan perasaan yang lebih ringan.
Meski hujan turun selama acara berlangsung, suasana tetap terasa hangat. Para peserta larut dalam lagu-lagu favorit dan menikmati kebersamaan tanpa jarak, menjadi pengingat bahwa koneksi emosional tidak ditentukan oleh kondisi, melainkan oleh pengalaman yang dibagikan bersama. Melalui momen tersebut, UNIQLO menghadirkan filosofi LifeWear, bahwa kenyamanan dan kebahagiaan dapat tumbuh dari keseharian, termasuk dari pengalaman sederhana yang memberi rasa hangat dan kedekatan.
“Periode libur dan cuti akhir tahun merupakan waktu yang berharga untuk berhenti sejenak dari rutinitas, memberi ruang bagi diri sendiri, dan kembali terhubung dengan orang-orang terdekat. Melalui UNIQLO Holiday Jukebox, kami ingin menunjukkan bagaimana pengalaman sederhana yang dekat dengan keseharian dapat menjadi cara untuk menikmati kebersamaan selama masa libur. Kami pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen liburan ini sebaik-baiknya dengan melakukan hal-hal yang disukai sebagai jeda yang bermakna, agar dapat memulai tahun yang baru dengan perasaan yang lebih tenang dan tenteram,” ujar Lisqia Lalantika, Marketing Manager UNIQLO Indonesia.
Pada akhirnya, akhir tahun bukan tentang seberapa banyak rencana yang berhasil diwujudkan, melainkan tentang bagaimana setiap orang memberi ruang bagi dirinya untuk benar-benar hadir. Baik melalui waktu hening, kebersamaan sederhana, maupun bernyanyi mengikuti lagu yang terasa dekat di hati, momen-momen kecil inilah yang membantu menutup tahun dengan lebih tenang dan menyambut awal yang baru dengan perasaan lebih ringan.(*/Red)

