Post Top Ad

Kombis

Nasional

Post Top Ad

AirlinesBandaraKalbarPj Walikota SingkawangSingkawang

Pemkot Singkawang Tawarkan Bandara Singkawang Kepada Airline

SINGKAWANG, KP - Pemkot Singkawang bergerak cepat untuk segera menarik minat Airline/maskapai membuka rute penerbangan dari Singkawang-Jakarta dan sebaliknya serta daerah lainnya.

PJ. Walikota Singkawang Sumastro bersama tim dan Kepala UPBU Tebelian Sintang te melakukan audiensi dengan President Director TransNusa Airline

“18 April 2024 sebagai awal beroperasinya Bandara Singkawang, menjadi momentum untuk Pemkot,” ungkap Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro, Selasa (26/03/2024).

Sumastro mengungkapkan pihaknya bersama tim dan Kepala UPBU Tebelian Sintang telah melakukan audiensi dengan President Director TransNusa Airline di Jakarta, Senin (25/03/2024).

Pertemuan tersebut, kata dia dalam rangka penjajakan peluang airline untuk melayani penerbangan pada Bandara Singkawang untuk rute Singkawang-Jakarta dan sejumlah daerah lain ketika bandara ini mulai beroperasi mulai tanggal 18 April 2024.

PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) merupakan maskapai penerbangan Indonesia. Dengan pertumbuhan tercepat yang membuka rute internasional.

TransNusa juga merupakan maskapai penerbangan pertama di dunia yang menggunakan pesawat COMAC ARJ21 dengan interior yang didesain khusus dan hanya memiliki 95 kursi. Sama halnya dengan COMAC ARJ21. TransNusa juga telah mendesain khusus Airbus 320 untuk memberikan kenyamanan dan fleksibilitas bagi penumpang dengan jumlah kursi yang hanya 174 kursi.

Sumastro mengatakan dari dialog yang berkembang pada pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pihak TransNusa menyatakan minatnya.

“Dari pertemuan tersebut, pihak TransNusa menyatakan berminat membuka rute penerbangan pada Bandara Singkawang,” ujar dia.


Pihaknya, kata Sumastro juga telah melayangkan surat resmi kepada seluruh maskapai penerbangan di Indonesia. Untuk membuka rute baru penebangan dari dan menuju Bandara Singkawang.

“Kami sudah buat surat resmi kepada seluruh Airline/maskapai dan kita tawarkan mereka untuk memanfaatkan bandara Singkawang,” jelas Sumastro.






Bahkan pihaknya bersama-sama operator bandara siap melakukan audiensi atau pertemuan serupa.

Dalam upaya memberi informasi, dukungan atau diskusi yang diperlukan pihak maskapai/airline.

Sehingga tahapan operasional berupa terjadinya penerbangan dari dan ke bandara Singkawang dapat terwujud. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan Ditjen Perhubungan Udara.




“Kita lanjut menunggu respon mereka, dan jika memang dipandang perlu, kita siap lakukan market sounding di Jakarta,” pungkasnya. (cok)

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad