Post Top Ad

tcJUWhf

Teknologi

Nasional

Post Top Ad

KalbarPasundanSanggauSisingaan

Ritual Adat "Ruwatan Bumi Paguyuban Pasundan Sanggau, Paolus hadi - " Siapapun nanti Bupatinya Kegiatan Ini harus tetap ada

 


Sanggau -   Ruatan Bumi Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau yang diselenggarakan di aula mahoni hotel Meldy Jalan jend.Sudirman Meriah, kegiatan diawali dengan Gotong Singa atau Sisingaan sebagai wujud Penghormatan kepada tamu Kehormatan,pada Kamis 29 Desember 2022.

Bupati Sanggau dan Wakilnya beserta Dandim 1204/Sgu dan Ketua Pengadilan Negri Sanggau, menaiki sisingngaan yang di panggul, berjalan diiring tarian gendang khas suku sunda. Start dari Kantor DKPTPHP Kabupaten Sanggau menuju tempat acara di Aula Mahoni, Hotel Meldy.



" Pemerintah Daerah akan selalu mendukung kegiatan semacam ini dan harus tetap ada siapapun Bupatinya nanti, dan ritual adat ruwatan bumi yang diadakan paguyuban pasundan Kabupaten Sanggau menjadi agenda rutin tahunan termasuk juga kegiatan yang diadakan oleh suku suku Sebelumnya. Pemkab Sanggau sangat mendukung event kebudayaan seperti yang telah dilaksanakan oleh setiap paguyuban yang ada di Kabupaten Sanggau, " ujar bupati Sanggau dalam Sambutannya

Ia berharap kedepanya acara kebudayaan daerah dapat di saksikan khalayak ramai, dengan sarana dan prasarana yang mepuni sehingga acara kebudayaan setiap daerah yang diadakan dapat di kunjungi seluruh masyarakat di Kabupaten Sanggau.

“Saya berharap kesenian budaya ini akan terus berkembang dan dapat diteruskan oleh setiap kepala daerah di Kabupaten Sanggau, untuk terus memajukan kesenian budaya yang telah dikembangkan oleh pemimpin daerah saat ini,” pungkas PH.

Dikesempatan yang sama Ketua Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau H. Abdurahman mengatakan, ritual adat ruwatan bumi ini memiliki makna yakni pulih kembali atau terlepas bebas dari nasib buruk yang akan menimpa suatu kelompok masyarakat.

“Karena itu kami memandang perlu acara ruwatan ini sebagai salahsatu ikhtiar dari Paguyuban Pasundan untuk mendoakan keselamatan, kesehatan, kedamaian jiwa, kesejahteraan dan kebahagian seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau,” ungkapnya.

Melalui ritual adat inipula, Abdurahman berharap warga Paguyuban Pasundan di Kabupaten Sanggau bisa diberikan kekuatan untuk ikut andil mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sanggau.

“Warga Pasundan di Sanggau harus ikut andil berkontribusi untuk pembangunan di Sanggau,” pungkasnya berpesan. 

Semoga kedepan lebih meriah lagi tampa menghilangkan makna dan tujuan kita bersama. Aamin"(Rehan) 

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad