Post Top Ad

Teknologi

Nasional

Post Top Ad

HondaOtomotif

Ingin Selamat di Jalan Raya? Terapkan 8 Prinsip Berkendara

PONTIANAK - Mengendarai sepeda motor memang harus hati-hati, dan tidak bisa dikatakan hal yang sepele. Untuk itu saat berkendara harus mengutamakan keamanan.

Untuk itu, sebuah pelatihan safety riding bisa menjadi solusi agar Anda dapat aman dalam berkendara.



Mengikuti pelatihan safety riding merupakan cara bagi pengendara dalam melatih penguasaan kendaraan saat berkendara.
Karena mengendarai sepeda motor membutuhkan penguasaan teknik berkendara yang mumpuni, dan juga dilandasi perilaku baik pengemudi dalam berkendara
Pentingnya mengikuti pelatihan safety riding adalah untuk meminimalisir kecelakaan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu di jalan.
Hal ini bisa dilihat bahkan anak sekolah pun bisa mengendarai motor secara otodidak.
Minimnya pengetahuan dalam penguasaan kendaraan juga dapat menyebabkan kecelakaan. Hal itu disebabkan karena pelanggaran berlalu lintas dan kurangnya pengetahuan bagaimana cara menguasai jalan atau cara berkendara di jalan.
Pelatihan safety riding ini dimaksudkan khususnya bagi para pengendara bermotor Honda agar bisa mengetahui langkah-langkah bagaimana cara berkendara yang benar agar terhindar dari kecelakaan di jalan.
Kategori Pelatihan Safety Riding
Terdapat dua kategori pelatihan safety riding, yaitu teori dan praktik. Dalam pelatihan teori, pengendara akan diberikan pengetahuan dasar berkendara dan materi seputar lalu lintas di jalan untuk para pengendara.
Pada pelatihan praktik, dihadapkan dengan pelatihan teknik melakukan pengereman yang aman dalam berkendara. Para peserta juga diminta untuk menguasai pengendalian dan keseimbangan sepeda motor dengan cara melintasi are track tanpa menyentuh garis batas dan juga pengendara dilarang untuk menurunkan kaki.
Pelatihan safety riding di khususkan dan disarankan bagi para pengguna motor Honda berbagai tipe motor Honda, karena diharapkan semua pengendara motor Honda dapat selamat dan tidak ada kerusakan baik bagi pengendaranya ataupun motornya.
Untuk itu jagalah keselamatan Anda dengan mengikuti pelatihan safety riding dan tetap waspada dan hati-hati.
Delapan Prinsip Safety Riding
Pengendara wajib memahami betapa pentingnya berkendara motor dengan aman (safety riding). Pasalnya, selain berguna bagi diri sendiri, safety riding juga mampu menimbulkan kenyamanan bagi pengguna jalan yang lain.
Mengendarai sepeda motor memang sangat menyenangkan dan sangat menarik. Tapi, di satu sisi, mengendari motor juga penuh dengan resiko. Justru resiko tersebut bisa kita minimalisir atau bisa kita hindari jika kita memahami norma-norma berkendara yang baik.
Berikut ini beberapa poin yang perlu kita simak sebagai rider yang well educated.
Selalu gunakan Safety Gear
Safety gear adalah perlengkapan keselamatan seperti helm, kacamata (eye protection), sarung tangan, jaket, celana panjang, dan segalanya yang bisa sedikit banyak melindungi Anda dari cidera parah saat terjadi kecelakaan.
Asuransikan motor dan diri Anda
Pastikan bahwa motor memiliki kelengkapan lisensi dan juga sudah diansuransikan dengan cara-cara yang benar. Selain motor, Anda juga perlu mendapatkan asuransi yang sama untuk diri Anda sehingga keduanya dilindungi secara memadai.
Berkendara dengan cara yang pintar
Gunakan lampu depan Anda ketika mengendarai motor di malam hari, hindari pengendara lain dari potensi “blind spot”, jangan memotong jalur pengguna jalan lain sembarangan, dan selalu siap gunakan klakson motor Anda agar orang lain mengetahui keberadaan Anda.
Selalu utamakan kesealamatan
Tiga perempat pengguna roda dua mengalami kecelakaan dengan mobil. Hal itu terjadi karena pengendara mobil tidak melihatmenyadari keberadaan motor tersebut. Oleh sebab itu, penting buat Anda memahami situasi jalanan atau memperkirakan pergerakan yang akan diambil oleh kendaraan lain di depan maupun di belakang Anda.
Jaga jarak dengan kendaraan lain
Mengendarai motor memang sering bikin kita lupa diri, apalagi ketika kita sedang berada di atas motor yang punya kecepatan tinggi. Hal ini juga kerap kali membuat kita tidak sadar bahwa kita terlalu dekat dengan kendaraan lain baik di depan maupun di samping kita.
Hal itu sangatlah berbahaya, terutama ketika pengendara lain tersebut melakukan manuver tiba-tiba atau mengerem tiba-tiba. Kalau sudah begitu, potensi tabrakan pun semakin besar.
Untuk itu, selalu upayakan jarak dengan kendaraan lain di depan Anda sekitar 3-5 meter. Perkirakan jarak yang ideal buat Anda sendiri, yang dapat memberikan waktu buat Anda menghindar ketika pengendara lain tersebut melakukan gerakan mendadak.
Jauhi minuman beralkohol ketika mengendarai motor
Ini sangatlah jelas bagaimana alkohol sangat mempengaruhi ketajaman konsentrasi Anda ketika mengendari motor.
Bukan tidak mungkin, masih banyak pengendara motor di Tanah Air yang masih belum menyadari bagaimana pengaruh alkohol terhadap keselamatan berkendara. Ingat, mengendarai sebuah kendaraan, baik motor maupun mobil, membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi.
Selalu cek kondisi motor
Coba Anda ingat kembali kapan terakhir kali kondisi motor Anda di cek secara menyeluruh? Upayakan untuk selalu mematuhi jadwal servis yang sudah direkomendasikan oleh dealer.
Cek segala hal mendasar seperti tekanan aingin pada ban, performa sistem pengereman, dan sebagainya sebelum Anda berpergian.
Belajar untuk berbagi
Membonceng seseorang di atas motor merupakan tanggung jawab yang cukup besar. Selain itu, pengaruh berat badan juga merupakan hal yang signifikan terhadap handling/penanganan motor.
Untuk itu, jika Anda hendak memberikan tumpangan kepada rekan/keluarga, ada baiknya Anda juga memberikan sedikit pengetahuan kepada mereka soal teknik berkendara yang baik. Pastikan juga mereka memiliki alat pelindung (safety gear) yang sesuai. (*)

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad