Post Top Ad

Teknologi

Nasional

Post Top Ad

HondaOlahraga

Wakwaw Pembalap ART Kalimantan Siap Ngebut di PON XX Papua

PONTIANAK - Azi Firdaus, pemuda kelahiran Pontianak, 31 Januari 2004, adalah pembalap muda andalan ART Kalimantan. Pada musim balap 2019, “Wakwaw” julukan Azi, meraih prestasi spektakuler.Turun di semua Kejuaraan Balap yang diselenggarakan oleh IMI, Azi meraih gelar juara. Ia adalah juara di Kelas Rookie Kejurnas Motorprix Tahun 2019, Juara Honda Dream Cup (HDC), dan beberapa kejuaraan di daerah. Bahkan, ia juga lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan berlangsung pada 2021. 
 
 

Di kelas Rookie ART Kalimantan, Azi Firdaus diberi julukan "Wakwaw",Yang spontan diberikan crew ART Kalimantan, karena mukanya yang memang mirip pemeran film Wakwaw. Tidak heran jika @azifirdaus sekarang lebih akrab disapa Wakwaw. 
Kalau mendengar nama Azi Firdaus jelas banyak yang merasa asing dengan nama tersebut, yap Azi Firdaus resmi digandeng ART Kalimantan untuk turun balap di musim 2019 dan langsung membawa pulang juara region kelas rookie di musim ini. 
Azi sendiri tidak pernah menyangka jika dirinya bakal bisa memberikan juara region untuk ART Kalimantan, maklum dirinya termasuk pembalap baru di kalangan road race dan minim pengalaman. 
“Saya baru belajar balap di tahun 2017 lalu bersama paman saya yang mengajari saya dari 0, dari situ saya mulai ikut balap kejurprov di Pontianak dan hanya beberapa kali saja mendapat juara menggunakan motor 2-tak,” papar Azi Firdaus. 
Azi adalah peraih double winner di seri terakhir Motorprix Region C Kalimantan. Keberhasilannya membuat ART Kalimantan memborong Juara Region Kelas Utama.Sebelumnya, kiprah Azi tidak begitu bagus, namun musim 2019 dirinya ditarik Iwan Hari Susilo, Manager ART Kalimantan untuk menggunakan motor Honda Sonic di kelas rookie. Dan hasilnya di seri perdana sudah mengantongi double winner. 
“Awal mula yang bagus, tidak ada yang pernah tahu siapa itu Azi dan skill nya bagaimana. kebetulan ada tawaran dari IMI Pontianak untuk Azi, secara kebetulan juga kami mencari pembalap rookie dan terima kasih musim ini bisa menjadi juara region di kelas tersebut,” kata Pak Iwan. 
Keberhasilan Azi tentu juga dibarengi dengan oprekan tangan Suhartanto alias Kupret yang dipercaya untuk mengoprek mesin Honda Sonic milik Azi Firdaus, Kupret sendiri bukan orang baru di dunia balap dan kariernya terus meroket hingga ke Asia. 
Atas prestasinya tersebut, Azi menjadi juara region C Kalimantan musim ini, tercatat di beberapa seri dirinya mampu meraih double winner dengan meninggalkan jauh lawannya. 
“Beruntungnya sejak bergabung dengan ART Kalimantan motor sudah disiapkan dengan kondisi yang sangat baik, sehingga saya bisa meraih hal positif dan bisa juara region musim ini di kelas rookie. Semoga musim depan saya masih bisa mempertahankan gelar juara region tersebut,” harap Azi.


Janji Medali Cabor Otomotif Kalbar di PON


NAMA Azi Firdaus, pembalap muda Kalbar berusia 16 Tahun, terus melejit bersama Astra Motor Racing Team (ART) Kalimantan. Pembalap dengan nomor motor 83 ini, merupakan Juara Umum Kejurnas Motoprix Region C Kalimantan di kelas 150 tune up (Roockie) Musim 2019.
Kini, Wakwaw, julukan pembalap kelahiran Pontianak, 31 januari 2004, menjadi andalan ART Kalimantan pada musim balap 2020. Ia akan tetap membalap di kelas Rookie, dan diharapkan bisa tampil lebih baik, dengan menyapu bersih semua race.
“Azi adalah pembalap masa depan Kalbar. Ia sudah turun membalap sebagai profesional sejak tahun 2012. Kini bakat balapnya semakin terasah. Semoga tahun ini, Azi akan semakin berkembang,” papar Manager ART Kalimantan, Iwan Hari Susilo.
Pada musim balap 2019, sejak seri ketiga, tercatat lima dari enam pembalap ART sudah berada di puncak klasemen sementara, sehingga pada seri-seri selanjutnya, mereka hanya bersaing dengan rekan setim. Termasuk Azi, yang pada musim 2019, tidak mendapat saingan dari pembalap lainnya.
Azi berhasil meraih semua kemenangan pada setiap race yang diselenggarakan. Bersama para pembalap senior lainnya, Azi diharapkan bisa terus berkembang bersama ART, sehingga dapat melanjutkan karirnya di dunia balap nasional. ART Kalimantan pada musim 2020, akan diperkuat lima pembalap terbaiknya.

Menjaga Fisik di Tengah Pandemi

PEMBALAP muda Kalbar andalan Astra Motor Racing Team (ART) Kalimantan, Azi Firdaus, bertekad segera naik kelas. Usai digandeng ART Kalimantan untuk turun balap di musim 2019 dan langsung membawa pulang Juara Umum Region C Kalimantan Motoprix Kelas Rookie, Azi menemukan jati dirinya.
Azi sendiri tidak pernah menyangka jika dirinya bakal bisa memberikan juara region untuk ART Kalimantan pada musim debutnya. Maklum, ia termasuk pembalap baru di kalangan road race yang minim pengalaman. Ia baru belajar balap pada tahun 2017 bersama pamannya, yang mengajari dari nol.
“Dari situ, saya mulai ikut balap Kejurprov di Pontianak dan hanya beberapa kali saja mendapat juara menggunakan motor dua tak,” beber Azi.
Keberhasilan Azi bersama ART Kalimantan, bahkan sangat istimewa. Ia berhasil meraih double winner di seri terakhir Motorprix Region C Kalimantan.
Kiprahnya sendiri, kata Azi, juga tidak begitu bagus, namun musim 2019 dirinya ditarik Iwan Hari Susilo untuk menggunakan motor Honda Sonic di di Kelas Rookie. Dan hasilnya, di seri perdana sudah mengantongi double winner.
Keberhasilan tersebut yang membuat Azi menjadi juara region C Kalimantan musim ini, tercatat di beberapa seri dirinya mampu meraih double winner dengan meninggalkan jauh lawannya.
“Beruntungnya sejak bergabung dengan ART Kalimantan motor sudah disiapkan dengan kondisi yang sangat baik, sehingga saya bisa meraih hal positif dan bisa juara region musim ini di kelas rookie. Semoga musim depan saya masih bisa mempertahankan gelar juara region tersebut,” papar Azi.
“Kini di tengah pandemi Covid-19, kami tidak bisa membalap dan hanya latihan mandiri untuk menjaga fisik. Tapi kami siap turun ke sirkuit kapan saja. Kami siap membuktikan bisa meraih prestasi di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (*)

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad