SLIDER

header ads

Honda Scoopy Dapat Warna dan Varian Baru

PONTIANAK - Honda Scoopy versi 2020 punya warna baru. Total ada tujuh kelir yang terbagi dalam tiga varian. Sayangnya cat baru itu bukan untuk Indonesia, melainkan dirilis di Kamboja. Selain itu, terdapat dua pilihan ukuran pelek, yakni 14 dan 12 inci.
 
Honda Scoopy di Kamboja dapat warna baru

Beda dengan yang beredar di Indonesia, pilihan warna baru Scoopy di Kamboja terbilang lebih menarik. Coraknya pun lebih meriah sesuai peminat masyarakat sana. Terdapat 3 tipe yang dijual dengan style yang berbeda. Pertama ada tipe Scoopy i Urban yang menggunakan pelek 14 inci. Warna yang disediakan ada dua, biru dan merah muda. Masing-masing dikombinasikan dengan kelir putih yang terdapat di bagian dek bawah.
Kemudian ada Scoopy versi i Prestige dengan striping tambahan bertuliskan “P” di tameng depan. Ia juga memakai pelek 14 inci, namun kombinasi motif di tubuhnya lebih mewah dan elegan. Ditawarkan tiga pilihan cat; putih, merah dan hitam. Ketiganya disematkan kelir cokelat pada dek pijakan kaki dan jok. Namun paling menyita perhatian ada warna yang mirip jagoan super Marvel, Iron Man.
Selanjutnya i Club12 dengan corak energik yang mencerminkan skutik penampilan retro. Terdapat striping simetris di bodi belakang tiap sisi dan di depan. Uniknya, di tameng depan ada tulisan C-12 (angka romawi). Untuk tipe ini hanya ada dua warna; putih dan hitam matte. Beda dengan kedua varian lainnya, i Club12 sudah memakai pelek 12 inci yang sama dengan pasar Indonesia. Untuk rodanya semua menggunakan kelir silver.
Perbedaan paling mencolok antara Scoopy yang dipasarkan di sana dan di Indonesia yakni adanya emblem 3D bertuliskan NCX di bodi depan. Untuk fitur utama dan mesin, tidak ada beda antara Scoopy Kamboja dengan yang dijual di sini. Sebabnya jelas, skutik bertampang retro itu diproduksi oleh Astra Honda Motor (AHM).
Sebetulnya NCX itu hanya menandakan nama produsen sepeda motor Honda untuk negara Kamboja. Mirip dengan Astra di Indonesia, Boon Siew di Malaysia maupun AP Honda di Thailand. Bedanya di sini tidak menempelkan emblem Astra. Jadi, semua line up produk ‘sayap kepak’ yang dijual di Kamboja pakai 3 aksara tadi.
Untuk pencahayaannya masih sama dengan yang di pasarkan di sini. Pakai desain reflektor bulat yang di dalamnya tersemat projector LED. Membuat cahaya lebih terang dan hemat energi. Power socket di konsol box kiri juga ada. Tak ketinggalan bagasi lapang dengan kapasitas total 15,4 liter. Serta panel instrumen kombinasi analog-digital yang menampilkan odometer dan petunjuk bahan bakar, serta fitur ECO indicator yang mendukung upaya pengendara untuk menghemat bahan bakar. Sayangnya di sana tidak dipasangkan Anti Theft Alarm dan Answer Back System seperti yang dijual di Indonesia.
Sedangkan untuk spesifikasi sama sekali tak ada perubahan, masih pakai mesin 110 cc, SOHC, pendingin udara berteknologi Fuel Injection (PGM-FI). Dalam jantung mekasinya juga tertanam teknologi ESP (Enhanced Smart Power). Dengan karakteristik tersebut diklaim lebih hemat bahan bakar. Terintegrasi juga dengan ACG Starter untuk menghidupkan mesin lebih halus, serta menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS). ISS berfungsi mematikan mesin secara otomatis saat posisi idle lebih dari 3 detik, dan hanya perlu menarik tuas gas untuk menghidupkannya kembali. (*)

Posting Komentar

0 Komentar